Hidden Valley Hills, Negeri Dongeng di Atas Awan ala Purwakarta

Hidden Valley Hills, Negeri Dongeng di Atas Awan ala Purwakarta
Hidden Valley Hills,
INILAH, Purwakarta - Di Kabupaten Purwakarta, saat ini ada sebuah lokasi wisata eksotis yang lagi ngehits. Meski sedikit tersembunyi, keberadaannya ternyata bak sebuah oase di gurun pasir.
 
Hampir setiap akhir pekan, lokasi yang menyuguhkan view panorama alam nan eksotis itu kerap diserbu wisatawan. Pengunjungnya tak hanya warga lokal, banyak juga di antaranya dari luar kabupaten.
 
Hidden Valley Hills, begitulah sebutan untuk destinasi wisata baru itu. Lokasinya berada di Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani. Wisata ini awalnya dibuka karena terinspirasi dari keberadaan sebuah tugu Belanda Kuno Anno bertuliskan tahun 1898 Masehi yang berada di lokasi tersebut.
 
Adalah Hendry Chandrawinata, sang penggagas destinasi wisata berbasis alam itu. Lokasi wisata ini, dulu sebenarnya merupakan tempat beristirahat dia bersama keluarganya di kala waktu senggang. 
 
Namun, dia mendapat inspirasi sesaat melihat sebuah tugu bertuliskan bahasa Belanda jaman dulu di dekat peristirahatannya.
 
"Berawal dari pembangunan tempat peristirahatan pribadi sekitar tahun 2014 lalu. Saat itu, kita menemukan sebuah tugu buatan jaman Belanda Anno 1898 yang ditemukan telah rusak. Lalu kita rekondisi tugu tersebut," ujar sang Owner Hidden Valley Hill Purwakarta, belum lama ini.
 
Setelah ditata sedemikian rupa, sambung dia, tempat istirahat yang terdapat tunggu Belanda itu ternyata cukup menarik. Apalagi, kawasan ini berada di daerah perbukitan. Sehingga, view-nya langsung mengarah ke pemadangan hutan yang ada di bawahnya.
 
Keindahan Hidden Valley Hill ini pun, akhirnya terdengar hingga ke luar. Satu per satu pengunjung pun berdatangan ke lokasi ini untuk sekadar berfoto ria."Awalnya hanya tempat beristirahat, tapi pada akhirnya berkembang menjadi tempat wisata alam," seloroh dia.
 
Dia menjelaskan, kawasan wisata ini berada di ketinggian setara dengan gunung cupu, yakni sekitar 333 mdpl. Sehingga, pengunjung pun dimanjakan dengan beragam pemandangan. Mulai dari pemandangan pegunungan, permukiman warga, jalur tol purbaleunyi,  areal pesawahan hingga Bendungan Jatiluhur.
 
Ada yang lebih menarik di lokasi wisata baru ini. Salah satunya, terdapat tulisan kuno yang menceritakan kerajaan di tanah Pasundan. Konon kabarnya, lokasi ini juga merupakan salah satu jalur perlintasan Raja Prabu Silawangi.
 
"Jadi jika anak-anak bermain ke lokasi ini, bisa sambil mendengarkan cerita tentang kerjaaan yang di tulis di tujuh pilar yang di bangun ini. Kami, juga sedang menyusun buku cerita sejarahnya," tambahnya.
 
Selain menyuguhkan pemandangan alam dan sejumlah tugu yang bertuliskan sejarah, di lokasi ini pihaknya pun melengkapinya dengan beberapa fasilitas lain. Kendati, ada beberapa fasilitas yang pembangunannya belum rampung.
 
"Kalau resort, meeting room, outdoor event dan kolam renang itu sudah bisa digunakan. Untuk fasilitas lain, saat ini masih on proses," tambah dia.
 
Seperti diketahui, Kabupaten Purwakarta belakangan ini mulai menjadi perbincangan para penikmat tempat wisata. Hal ini tak lepas dari keberadaan sejumlah wisata baru di Kabupaten yang dipimpin Bupati Anne Ratna Mustika tersebut.
 
Selain Hidden Valley Hills di wilayah Kecamatan Sukatani. Ada juga Kawasan Wisata Cikao Park dan Danau Djuanda di Kecamatan Jatiluhur, Giri Tirta Kahuripan di Kecamatan Wanayasa hingga penginapan ekstrim berupa hotel gantung yang berada di Gunung Parang di Kecamatan Tegalwaru.
 
Topografi Purwakarta yang berupa perbukitan memang membuatnya memiliki view alam terbuka yang menyegarkan. Buat kamu yang sudah bosan liburan di kota lain, Purwakarta bisa jadi alternatifnya. Ditambah lagi dengan dukungan berbagai macam akomodasi di kota tersebut yang membuat liburanmu kian nyaman.