Dewan Nilai Proyek Pelebaran Jalan Puncak Lambat

Dewan Nilai Proyek Pelebaran Jalan Puncak Lambat

INILAH, Bogor – Komisi III DPRD Kabupaten Bogor meminta pemerintah pusat lebih serius merencanakan pembangunan pelebaran Jalan Puncak. Saat ini progress proyek baru mencapai 60 persen yaitu masuk pembangunan duplikat Jembatan Gadog dan penanganan bencana longsor di Gunung Mas dan Riung Gunung.

 

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal meminta BPJN VI selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) melakukan sosialisasi pembangunan Jalan Raya Puncak kepada masyarakat, Muspika, Muspida dan Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI). Proyek yang memakan anggaran Rp96 miliar ini memiliki dampak kepadatan lalu lintas.

 

“Kami minta proyek ini dilakukan lebih serius dan lebih cepat karena sebentar lagi memasuki akhir tahun. Anggaran pun terlalu kecil sehingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat harus menambah anggaran pada tahun mendatang supaya bisa mengurai kemacetan Puncak," kata Wawan Haikal kepada wartawan, belum lama ini.

 

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya meminta konsultan pengawas proyek pelebaran Jalan Puncak bekerja maksimal. Kalau ada keterlambatan bisa diklaim dan penyedia jasa akan dikenakan sanksi sesuai aturan.

 

Ketua BPJN VI Hari Suko menjelaskan, pihaknya akan memaksimalkan pekerjaan dengan cara dilelang kepada pihak. Proyek dikerjakan di titik pelebaran, mulai Ciawi hingga Gunung Mas, Cisarua.

 

"Sebelumnya kami melakukan pelebaran Jalan Puncak di Gunung Mas depan tempat landing Paralayang. Kemarin kami melebarkan jalan di Pasir Angin Megamendung untuk mendukung penguraian kemacetan di Jembatan Gadog. Kami yakin proyek bisa selesai tepat waktu," jelasnya.

 

Dia menuturkan, pelebaran jalan dilanjutkan dengan anggaran yang ada karena belum ada rencana penambahan anggaran. Dana Rp96 miliar untuk Pembangunan Duplikat Jembatan Gadog, relokasi PKL Puncak, dan pelebaran Jalan Puncak di Kabupaten Bogor. Sementara anggaran untuk pelebaran Jalan Puncak di Kabupaten Cianjur berbeda.