Bupati Anne Dukung Revitalisasi Taman Sribaduga

Bupati Anne Dukung Revitalisasi Taman Sribaduga
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (Antara Foto)

INILAH, Purwakarta - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sepertinya bakal mendukung upaya dari Bidang Pertamanan dan PJU, Dinas Tataruang dan Pemukiman (Distarkim) untuk merevitalisasi total area wisata Taman Sribaduga (Situ Buleud).

"Kami akui, untuk taman aktif ini memang sudah butuh perhatian khusus," ujar Anne saat berbincang dengan INILAH di kantornya, Rabu (12/6/2019).

Menurut Anne, pemerintah ingin memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Tentunya, hal ini harus dibarengi dengan fasilitas penunjang yang memadai. Makanya, pihaknya pun memang berencana melakukan perbaikan dan pembenahan di lokasi wisata yang menjadi ikon kabupatennya ini.

"Tentu kita akan dukung. Kita akan perbaharui seluruh fasilitas yang ada. Tujuannya, ya tentu untuk kenyamanan masyarakat," jelas dia.

Anne menjelaskan, banyak fasilitas di Taman Sribaduga yang harus diperbaharui. Hasil inventarisasi jajarannya, di lokasi ini juga harus diperbanyak toilet untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Termasuk, musola dan ruang laktasi.

"Penerangan, juga akan kami perhatikan. Termasuk memperbanyak tempat sampah. Untuk ruang laktasi, minimalnya ada tiga titik," kata dia.

Anne juga berpendapat, revitalisasi ini perlu dilakukan untuk mendukung rencana pembentukan unit khusus pengelola pariwisata. Sehingga, sebelum unit khusus ini terbentuk segala fasilitas di taman ini harus sudah dipersiapkan.

"Realisasinya, nanti kita lihat dulu kemampuan anggarannya. Kalau tahun depan memadai, bisa jadi tahun depan kita revitalisasi. Untuk kebutuhan anggarannya, mungkin lebih dari Rp 10 miliar ya," jelas dia.

Terkait alasannya membentuk pengelola khusus tersebut, Anne menjelaskan, tak lain untuk memanfaatkan potensi pariwisata yang ada. Tujuan selanjutnya, tentu untuk menarik potensi pendapatan daerah dari sektor ini

Jadi, kedepan akan ada tiket khusus ke lokasi wisata yang dikelola pemerintah. Nanti, hasil dari pendapatan penjualan tiket ini bisa digunakan untuk biaya pemeliharaan fasilitas umum tersebut.

"Regulasinya sudah siap. Untuk besaran tiketnya juga telah disepakati bersama dewan. Dalam Perda ini kami juga mengusulkan supaya besaran tiket masuk ini tak membebani pengunjung," kata dia.

Anne juga mengusulkan satu hal dalam regulasi tersebut. Yakni, pihaknya meminta khusus untuk warga Purwakarta, masuk ke kawasan wisata ini tetap gratis.

"Jadi, tiket hanya berlaku bagi pengunjung dari luar daerah saja. Untuk warga Purwakarta kami minta tetap gratis," tegas dia.

Dia menambahkan, kalau tempat wisata milik pemerintah ini ingin terawat maksimal memang sudah harus ada pengelola khusus wisata di luar dinas yang ada. Kendati sebenarnya, beban anggaran untuk pemeliharaan taman ini relatif kecil.

"Kalau beban anggaran pemeliharaan sih relatif kecil ya. Tapi memang lebih bagusnya ada unit khusus yang mengelola," pungkasnya. (Asep Mulyana)