Sadar Liburan di Resor Maut Dominika, Bek Man-U Langsung Kabur

Sadar Liburan di Resor Maut Dominika, Bek Man-U Langsung Kabur

INILAH, Manchester - Resor Punta Cana di Republik Dominika jadi pembicaraan. Dalam dua bulan, empat tamu hotel di sana meninggal secara misterius. Mendengar itu, bek Manchester United Marcos Rojo pun buru-buru cabut dari Hard Rock Hotel & Casino di sana.

Marcos Rojo dan keluarganya menginap di hotel tersebut pada pekan ini. Dia yang diperkirakan akan tergeser dari Old Trafford musim panas ini, tak menyadari adanya kematian mendadak yang dialami tamu hotel, dalam dua hari liburannya sambil memancing.

Bek asal Argentina itu sempat berbagi foto-foto liburan bersama keluarga di media sosial. Kini, Marcos Rojo meninggalkan Hard Rock Hotel & Casino itu meski diyakini dia masih tetap melanjutkan liburannya di wilayah lain. 

Robert Bell Wallace (67) jadi orang keempat yang meninggal di hotel mewah di perairan pantai Karibia itu dalam dua bulan terakhir. Dia menginap di hotel mewah di Punta Cana itu.

Bell Wallace tiba-tiba sakit dan urinnya mengeluarkan darah setelah menenggak wiski dari minibar kamarnya pada 11 April lalu. Dia meninggal di rumah sakit, tiga hari kemudian.

Sebelumnya, tiga wisatawan Amerika lainnya juga ditemukan tewas di kamar mereka pada akhir Mei. Miranda Schaup-Werner (41) dari Pennsylvania meninggal pada 25 Mei setelah dia meminum sesuatu dari minibar di Bahia Principe La Romana.

Lima hari kemudian, pasangan dari Maryland, Edward Holmes (63) dan Cynthia Day (49) juga ditemukan tewas di kamar hotel mereka di resor yang sama.

Pejabat Dominika menyebutkan dari penyelidikan, terungkap keempat wisatawan itu meninggal karena penyebab yang lumrah.

Tapi, keluarga korban kini mencari jawaban sesungguhnya. Chloe Arnold, keponakan Bell Wallace, menyebutkan pamannya sebenarnya berada dalam kondisi yang sehat saat itu. "Dia dan istrinya datang di sana pada tengah malam di 10 April. Pada 11 April, dia (minum) scotch dari minibar. Dia mulai merasa sakit. Ada darah di urinnya," ujarnya.

Dia menyebutkan dokter hotel kemudian memeriksa Bell Wallace dan memutuskan mengirimnya ke rumah sakit pada 13 April. Sehari kemudian, Bell Wallace meninggal dunia.