HJB ke-537, Ade Janjikan Kabupaten Bogor Terus Maju

HJB ke-537, Ade Janjikan Kabupaten Bogor Terus Maju
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Kemajuan pembangunan pada masa bakti periode lalu dianggap Bupati Bogor periode 2018-2023 Ade Yasin telah memberikan andil yang cukup besar bagi pembangunan di Kabupaten Bogor. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kabupaten Bogor tumbuh hingga mencapai angka 6,2%. Capaian itu naik sebesar 0,01% dari tahun sebelumnya. Demikian pula dengan nilai produk domestik regional bruto (PDRB) atas harga berlaku yang mencapai Rp221,55 triliun, naik Rp19,62 trilyun dari tahun sebelumnya. 

Di sisi lain, penanganan kemiskinan melalui  berbagai sektor telah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 7,14% dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 8,57%. Lalu, angka pengangguran pada 2018 di angka 9,08% berhasil turun 0,47% dari 2017 yang mencapai 9,55%.

“Sampai dengan tahun 2018, penduduk Kabupaten Bogor tumbuh menjadi 5,84 juta jiwa, naik sebesar 2,2 persen dari tahun 2017 yang mencapai 5,71 juta jiwa. Meskipun begitu secara laju, Pemerintah Kabupaten Bogor telah berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,06 persen dan kemajuan ini akan terus kami tingkatkan,” ujar Ade Yasin kepada wartawan, Rabu (12/6/2019).

Mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor ini menerangkan, selain akan 
membawa Kabupaten Bogor terus maju dan berkembang ke arah yang lebih baik, bersama jajaran akan melaksanakan visi dan misi yang akan ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor 2018-2023.  

“Upaya memajukan Kabupaten Bogor harus tercermin dari visi mewujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban.  Maju memiliki makna bahwa perolehan pembangunan Kabupaten Bogor memiliki laju yang masif, bisa menandingi laju pencapaian pembangunan di tingkat jawa barat maupun Nasional,” terangnya.

Adapun nyaman menurut Ade memiliki makna Kabupaten Bogor dapat menjadi kabupaten yang nyaman untuk beraktifitas, nyaman sebagai hunian dan ramah untuk berinvestasi. 

"Bekeradaban memiliki makna bahwa masyarakat Kabupaten Bogor senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan melestariakan budaya, menjadi parameter di Indonesia sebagai wilayah yang mampu menjadi simbol masyarakat Indonesia yang ramah, toleran dan berakhlakul karimah. Untuk mewujudkan visi misi, lalu sejalan dengan tema Hari Jadi Bogor (HJB) ke 537 tahun  serta dengan semangat Panca Karsa kami akan mewujudkan Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban," papar Ade.

Dalam kesempatan ini Ade juga meminta dukungan semua elemen masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk membumikan program-program Panca Karsa demi mewujudkan  masyarakat Kabupaten Bogor yang cerdas, sehat, maju, membangun, dan berkeadaban. 

"Guna menjamin tercapainya tujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan 32 indikator yang dapat digunakan untuk mengukur berapa besar keberhasilan program-program pancakarsa yang telah dicanangkan tersebut dalam seluruh sektor pembangunan,” paparnya.

Ade menuturkan pembangunan daerah Kabupaten Bogor harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik, terutama dalam upaya menekan pertumbuhan penduduk, menurunkan angka kemiskinan , mengentaskan tingkat pengangguran hingga mendorong pertumbuhan ekonomi dengan seluruh potensi dan peluang yang kita miliki.

"Insya Allah pemerintah Kabupaten Bogor akan berupaya mencerdaskan dan membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat usia sekolah untuk bersekolah tanpa kendala, memberikan jaminan pelayanan kesehatan tanpa pandang bulu kepada seluruh masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin, akan membantu membuka dan mencarikan lapangan kerja untuk mengurangi jumlah masyarakat miskin melalui aktivitas ekonomi berbasis masyarakat dalam bingkai pengembangan sport and tourism. Kami juga akan membuka akses jalan dan transportasi umum yang baik dan berkualitas untuk mendukung perputaran roda perekonomian masyarakat, serta membangun ruang publik untuk masyarakat demi mempercantik kota dan meminimalisir kawasan kumuh," tutur Ade. (Reza Zurifwan)