Gastronomi Tumbuhkan Lapangan Pekerjaan

Gastronomi Tumbuhkan Lapangan Pekerjaan
Ilustrasi (Net)

INILAH, Jakarta - Gastronomi atau kuliner mampu membuka lapangan kerja baru di industri FnB (Food and Beverage) di samping juga sedang booming di dunia.

"Maka melalui program ini akan memberikan kesempatan bagi Indonesia melalui Ubud Gianyar untuk menunjukkan aset budaya gastronomi yang sangat luar biasa," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Roberta Garibaldi, Lead Expert yang ditunjuk UNWTO, menjelaskan sebuah destinasi gastronomi yang holistik memiliki nilai warisan budaya, kualitas lokal produk atau bahan makanan di mana industrinya berkembang, amenitas gastronomi cukup mumpuni dan sustain (restaurants, warung, cafe, bar) yang mengangkat kearifan lokal.

Selain itu, perdagangan menyangkut gastronomi berkembang adanya pasar tradisional, pemasok kopi, teh, produk organik, memiliki tempat belajar gastronomi formal dan informal (cooking class, sekolah kuliner) yang fokus pada kearifan lokal kuliner serta budaya makan setempat.

Diperlukan juga fasilitas pendidikan lainnya seperti museum, tempat membuat makanan dan minuman lokal yang menjadi pusat edukasi publik termasuk lembaga riset gastronomi, festival dan expo yang fokus pada makanan dan minuman, serta bahan lokal. (inilah.com)