Pemprov Jabar -PJT Sepakat Kembangkan Pariwisata Air

Pemprov Jabar -PJT Sepakat Kembangkan Pariwisata Air
Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat paham betul bahwa provinsi Jawa Barat merupakan daerah dengan jalur hidrologi terbesar di Indonesia karena berlimpah sungai, danau, waduk, dan irigasi./Humas Pemprov Jabar

INILAH, Bandung-Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat paham betul bahwa provinsi Jawa Barat merupakan daerah dengan jalur hidrologi terbesar di Indonesia karena berlimpah sungai, danau, waduk, dan irigasi.

Untuk mengeluarkan potensi tersebut, Pemdaprov Jawa Barat bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II bersepakat untuk mengembangkan sektor pariwisata air sebagai unggulan. Dengan begitu, jalur hidrologi punya nilai tambah karena tak hanya digunakan sebagai sumber air baku dan pertanian.  

"Yang sama sekali jarang disentuh adalah pariwisata air. Hari ini pariwisata air ini akan menjadi unggulan," ucap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1, Kota Bandung, Jumat (13/6/19).

Menurut Emil –sapaan akrab Ridwan Kamil--, jika hal tersebut dikembangkan secara serius, potensi wisata air di Jawa Barat bisa memberikan nilai tambah secara ekonomi. Apalagi, potensi itu dikelola dan ditata dengan baik. 

"Keuntungannya, bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi kepada Jasa Tirta-nya dan bisa meningkatkan kembali ekonomi warga lokal karena mayoritas pasti akan dikelola warga lokal, tapi lebih tertata," katanya.

Salah satu lokasi yang akan disentuh adalah Waduk Jatiluhur. Lokasi ini punya keindahan alam dan merupakan infrastruktur strategis apabila dikembangkan menjadi daerah wisata. Bahkan pada Juli mendatang akan digelar Festival Paddle Board. 

Bahkan, Direktur Utama Perum Jasa Tirta II U Saefudin Nur menyatakan bahwa sektor lain yang bisa dilibatkan untuk wisata Jatiluhur ada pelaku UMKM setempat. "Kita punya lokasi yang sangat indah di Jatiluhur, itu memang potensi aset negara yang strategis untuk pariwisata," ucap Saefudin.

"Termasuk di dalamnya pengembangan UMKM pelaku pariwisata," lanjut pria yang baru menjabat Dirut PJT II pada 6 Maret 2019. 

Jika pengembangan sektor wisata air tersebut terwujud, maka akan memberikan manfaat lain seperti meningkatkan fungsi sosial hingga fungsi konservasi atau penataan lingkungan.