Venezuela vs Peru, Janji Kuda Hitam

Venezuela vs Peru, Janji Kuda Hitam
Penyerang Venezuela Salomon Rondon. (Net)

INILAH, Gremio- Venezuela enggan hanya jadi pelengkap di ajang Copa America 2019. Mereka ingin membuat kejutan. "Jangan pandang sebelah mata kepada kami," ujar striker Salomon Rondon.

Venezuela menjamu Peru dalam laga perdana Copa America Grup A di Gremio, Minggu 916/6) dini hari WIB. Tak ada yang berani memprediksi Venezuela melangkah jauh di turnamen ini. 

"Kami tak mempersoalkan itu (pandangan orang). Kami hanya akan bekerja semaksimal mungkin untuk membuktikan diri," lanjut Rondon.
Venezuela memang tak kunjung mencatatkan performa impresif. Mereka finish di papan bawah klasemen Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL. Venezuela hanya bisa mengoleksi 12 poin dari 18 pertandingan mereka jalani.

Mereka hanya meraih dua kemenangan saja dalam periode tersebut. Namun, kemenangan atas AS 3-0 dalam laga persahabatan terakhir, sepertinya cukup memotivasi Venezuela. AS saja bisa dikalahkan, apalagi Peru!

Pelatih Rafael Dudamel akan menurunkan skuat terbaik demi meloloskan timnya ke babak selanjutnya. Rondon yang berkiprah bersama Newcastle di pentas Liga Primer Inggris, tentu jadi andalan Venezuela.

Striker yang mengoleksi 11 gol di ajang Premier League musim 2018-2019 diharapkan mampu bermain maksimal, dan mencetak gol dalam laga perdana kontra Peru.

“Memang kami dianggap sebelah mata. Tapi itu membuat kami tampil tanpa beban, bukan tidak mungkin mampu lolos ke delapan besar nantinya,” tandas Rondon.

Sementara itu, Peru lebih mengejutkan ketimbang Venezuela. Mereka lolos ke Pial Dunia 2019 dari zona Conmebol. Tim berjuluk Selendang Merah finish di peringkat lima, dengan menyingkirkan Chile. Meski gagal tampil bagus di Piala Dunia tahun lalu, mereka berhasil mencatat prestasi baik dalam laga melawan Prancis dan Denmark, karena hanya kalah 0-1 dari dua tim tersebut.

Peru punya tradisi lebih baik ketimbang Venezuela di Copa America. Mereka mampu menjadi juara pada 1939, dan 1975. Berikutnya, mereka terakhir mampu menembus semifina pada 2015.

Ricardo Garcia ditunjuk menukangi timnas Peru pada Juni 2015. Di tangannya, meski pun baru sebentar dia mampu membawa Peru menembus semifinal Copa America 2015 sebelum kandas 1-2 dari Cile. Namun, pasukannya mendapat hadiah hiburan sebagai peringkat ketiga turnamen itu. 

Berikutnya, arsitek asal Argentina itu berhasil mengantar Peru menembus putaran final Piala Dunia 2018 setelah menang agregat 2-0 atas Selandia Baru pada playoff Interkontinental. Itu Piala Dunia pertama La Blanquirroja setelah absen 36 tahun. 

Sementara itu, peran Paolo Guerrero sangatlah vital. Kepemimpinan dan pengalamannya dibutuhkan dalam tim. Dia juga menjadi penyumbang gol terbanyak dalam tim. Tercatat, dari 89 caps bersama timnas, dia sudah mencetak 35 gol. 

Permasalahannya, di usia 35 tahun tentu mantan striker Bayern Muenchen itu akan sulit untuk terus tampil dengan kecepatan tinggi. (bsf)

HEAD TO HEAD
24/03/17: Venezuela 2-2 Peru
25/03/16: Peru 2-2 Venezuela
19/06/15: Peru 1-0 Venezuela
01/04/15: Peru 0-1 Venezuela
11/09/13: Venezuela 3-2 Peru

LIMA LAGA TERAKHIR VENEZUELA
10/06/19: AS 0-3 Venezuela
06/06/19: Meksiko 3-1 Venezuela
02/06/19: Venezuela 1-1 Ekuador
26/03/19: Catalonia 2-1 Venezuela
23/03/19: Argentina 1-3 Venezuela

LIMA LAGA TERAKHIR PERU
10/06/19: Peru 0-3 Kolombia
06/06/19: Peru 1-0 Kosta Rika
27/03/19: Peru 0-2 El Savador
23/03/19: Peru 1-0 Paraguay
21/11/18: Peru 2-3 Kosta Rika

PRAKIRAAN PEMAIN
Venezuela (4-3-3)

Farinez (GK) Rosales, Villanueva, Chancellor, Hernandez (B) Herra, Moreno, Rincon (T) Murillo, Rondon, Savarino (D)
Pelatih: Rafael Dudamel
Peru (4-2-3-1)
Gallese (GK) Advincula, Araujo, Abram, Trauco (B) Yotun, Tapia (cdm) Carrillo, Cueva, Flores (T) Guerrero (D)
Pelatih: Ricardo Gareca

Loading...