Argentina vs Bolivia, Coba Lagi Messi!

Argentina vs Bolivia, Coba Lagi Messi!
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. (Net)

SEKALI lagi, Lionel Messi mengusung mimpi tinggi bersama timnas Argentina. Akankah kembali berujung pahit?

Tak ada satu pun trofi bergengsi yang dipersembahkan Messi untuk negaranya. Padahal di level klub bersama Barcelona, dia telah meraih segalanya.

Kini, Messi kembali berjuang menuntaskan paceklik gelar. Dia memimpin skuat Tango di ajang Copa America 2019. Argentina memulai langkahnya dengan meladeni Kolombia, Minggu (16/6) pagi WIB.

Messi harus lebih dulu membuang trauma. Maklum, Argentina selalu menuai kecewa dalam dua dekade terakhir di ajang Copa America. Mereka kalah empat kali dalam lima partai final terakhir. Artinya, sudah 26 tahun Argentina tak merengkuh gelar juara.

Tapi Pelatih Lionel Scaloni enggan ekspektasi tinggi hanya dipikul Messi seorang. Dia berharap, seluruh elemen klub bisa tampil menyatu dalam sebuah kekuatan kolektif yang mematikan.

"Dia (Messi) adalah legenda dan seorang pembeda tetapi kami adalah tim yang dihuni pemain-pemain kelas dunia. Kami harus bekerja sama untuk mewujudkannya (juara)," ujar Scaloni.

Scaloni ingin timnya langsung tampil solid di laga pembuka melawan Kolombia. Menurutnya, serangkaian laga uji coba yang telah dilakoni membuat soliditas tim semakin terbangun.

"Jika kami memiliki kinerja yang baik sebagai tim dan, di samping itu, Messi melakukan apa yang dia lakukan setiap hari Minggu, tentu kami akan melakukannya dengan baik," lanjut Scaloni.

Scaloni akan menurunkan kekuatan terbaiknya terutama di sektor depan. Bintang Manchester City, Sergio Aguero menempati pos goal getter, dengan Messi berperan sebagai penyerang lubang.

"Jika kami solid, kami akan memiliki banyak kemungkinan. Para pemain ini dilahirkan untuk menang, untuk bersaing di level ini, untuk membuat mereka memahami apa artinya bermain dengan seragam ini," tandas Scaloni.

Kuda Hitam

Sementara itu Kolombia selalu membuat kejutan di ajang Copa America. Mereka akan merepotkan tim-tim besar, termasuk Argentina di laga pembuka.

Sejauh ini, Kolombia baru sekali merengkuh titel juara Copa America, yakni pada 2001. Berstatus sebagai tuan rumah, La Tricolor berhasil lolos hingga ke final dan bersua Meksiko.

Pada partai puncak yang dihelat di Estadio El Campin, Bogota, 29 Juli 2001, Kolombia mampu membungkam Meksiko dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Timnas Kolombia disarangkan Ivan Cordoba pada menit ke-65.

Sementara itu, pada edisi terakhir Copa America, yakni 2016, La Tricolor mampu menyandang status peringkat ketiga. Mereka memetik kemenangan 1-0 atas Amerika Serikat di University of Phoenix Stadium, Glendale, 25 Juni 2016.

Menghadapi Copa America tahun ini, La Tricolor berambisi untuk kembali memberi kejutan. Mereka pun mempersiapkan diri dengan baik dan menjalani laga uji coba. Dari dua pertandingan terakhir, Kolombia berhasil menyapu bersih kemenangan, yakni kontra Panama (3-0) dan Peru (3-0).

Kolombia dibesut pelatih kawakan, Carlos Queiroz yang menggantikan peran Arturo Reyes, Meski memiliki segudang pengalaman dan pernah menangani tim-tim seperti Sporting CP, Real Madrid, Timnas Portugal, dan Timnas Iran, Queiroz belum pernah meraih gelar bergengsi.

Meski begitu, Queiroz diyakini mampu membawa dampak positif untuk Kolombia. Hal itu diperlihatkannya bersama Timnas Iran. Dia berhasil membawa Iran lolos ke putaran final Piala Dunia pada 2014 dan 2018, dan semifinal Piala Asia 2019. (bsf)

HEAD TO HEAD
12/09/18: Kolombia 0-0 Argentina
15/11/16: Argentina 3-0 Kolombia
17/11/15: Kolombia 0-1 Argentina
27/06/15: Argentina 0-0 Kolombia
07/06/13: Argentina 0-0 Kolombia

LIMA LAGA TERAKHIR ARGENTINA
08/06/19: Argentina 5-1 Nikaragua
27/03/19: Maroko 0-1 Argentina
23/03/19: Argentina 1-3 Venezuela
21/11/18: Argentina 2-0 Meksiko
17/11/18: Argentina 2-0 Meksiko

LIMA LAGA TERAKHIR KOLOMBIA
10/06/19: Peru 0-3 Kolombia
04/06/19: Kolombia 3-0 Panama
26/03/19: Korsel 2-1 Kolombia
22/03/19: Jepang 0-1 Kolombia
17/10/19: Kolombia 3-1 Kosta RIka

PRAKIRAAN PEMAIN
Argentina (4-2-3-1)
Armani (GK) Acuna, Pezella, Otamendi, Saravia (B) Paredes, Rodriguez (cd) Pereyra, Messi, Celso (T) Aguero (D)
Pelatih: Lionel Scaloni
Kolombia (4-3-3)
Ospina (GK) Arias, Sanchez, Mina, Tesillo (B) Cuadrado, Barrios, Uribe (T) Rodriguez, Falcao, Muriel (D)
Pelatih: Carlos Queiroz