Tak Miliki Pekerjaan, Disdukcapil Imbau Pendatang Kembali ke Kampungya

Tak Miliki Pekerjaan, Disdukcapil Imbau Pendatang Kembali ke Kampungya
Cimahi sebagai kota Industri dipastikan bakal diserbu pendatang pasca libur Lebaran. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi pun menyarankan pendatang untuk kembali ke kampung halamannya bila tidak memiliki pekerjaan pasti.

INILAH, Bandung-Cimahi sebagai kota Industri dipastikan bakal diserbu pendatang pasca libur Lebaran. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi pun menyarankan pendatang untuk kembali ke kampung halamannya bila tidak memiliki pekerjaan pasti.

 

Untuk mendata jumlah pendatang pasca Idul Fitri 1440 Hijriyah itu, pihaknya sendiri bakal melakukan operasi yustisi dalam waktu dekat ini. Salah satu tujuannya adalah memastikan warga yang datang ke Cimahi benar-benar sudah memiliki pekerjaan.

 

"Kita sarankan kembali ( kalau yangbelum punya kerja). Nanti kita dialog dulu (dengan warganya (pendatang)," ujar Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, M Suryadi belum lama ini. 

 

Rencananya, kata Suryadi, operasi yustisi akan difokuskan di rumah kontrakan atau kos-kosan yang memang kerap dijadikan tempat singgah warga pendatang. Khususnya di wilayah Cimahi Selatan dan Cimahi Tengah.

 

"Tim kita akan datang ke kosan-kosan. Kalau memang dia bawa famili baru ya, kita cek mau ngapain di sini. Kalau dia misalnya mau tinggal di sini, mau kerja udah dapat kerja ya tinggal kita tanya mau pindah atau bagaimana," ujarnya.

 

Berdasarkan pasca libur lebaran tahun sebelumnya, kata Suryadi, memang Kota Cimahi ini kerap menjadi tujuan para pendatang untuk mengadu nasibnya tapi memang tidak terlalu banyak. Hal itu, kata dia, karena kondisi perusahaan di Cimahi yang kurang kondusif.

 

Selain mendata warga pendatang, lanjut Suryadi, pihaknya juga akan mendata warga pendatang yang memiliki Kartu Identitas Musiman (Kipem). Sebab, Kipem hanya berlaku satu tahun dan tidak bisa diperpanjang lagi.

 

"Kalau dia misalnya tidak mau pindah, tetap masih tinggal di sini saya suruh ambil pilihan mau pindah urus resmi atau dia tidak boleh lagi tinggal di Cimahi karena Kipem cuma satu tahun," pungkasnya. (Ahmad Sayuti)