Travel Hajar Pantat Truk di Cipularang, Satu Tewas

Travel Hajar Pantat Truk di Cipularang, Satu Tewas
Ilustrasi/Inilahkoran

INILAH, Purwakarta - Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipularan, Minggu (16/6/2019) pagi WIB. Kejadian kali kali ini, melibatkan kendaraan micro bus jenis travel dan truk angkutan barang.

Informasi yang diperoleh INILAH, travel bernomor polisi B 7696 ID yang berpenumpang 10 orang ini, ringsek parah setelah menabrak bagian belakang kendaraan truk besar itu. Akibatnya, satu penumpangnya meninggal dunia, dan 9 lainnya luka-luka.

Kanit Laka, Satlantas Polres Purwakarta, Iptu Asep Kusmana menuturkan, kecelakaan maut tersebut terjadi di KM 77+400 (arah Jakarta) Tol Cipularang. Secara teritorial, lokasinya masuk ke wilayah, Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta.

"Kejadiaannya pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB," ujar Asep kepada INILAH melalui selulernya.

Dari keterangan saksi, terang dia, kejadian ini berawal saat travel yang dikemudikan Uun Junaedi (39) warga Cilacap, Jateng itu melaju dari arah Bandung menuju Jakarta.

Sesaat di TKP, tiba-tiba kendaraan tersebut hilang kendali dan kemudian menabrak bagian belakang truk besar dengan nomor polisi D 9442 VC yang melaju di depannya. 

"Dugaan sementara, kecelakaan ini akibat sopir travel mengantuk. Saat dievakuasi, posisi terakhir mobil travel ini mengalami ringsek dibagian depan‎," kata dia.

Dalam kecelakaan tersebut, satu penumpang meninggal dunia di lokasi. Kemudian, 9 penumpang lainnya selamat dan mengalami luka-luka. Seluruh korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) MH Thamrin Purwakarta.

Adapun korban meninggal dunia, yakni atas nama Sinta Mustika (17), warga Kecamatan Cikarug, Cilacap, Jateng. Korban, merupakan salah satu dari 9 penumpang travel tersebut.

Sedangkan, sang sopir travel atas nama Uun Junaedi, hanya mengalami luka ringan. Termasuk, delapan penumpang lainnya. Saat ini mereka masih mendapat perawatan medis di rumah sakit swasta itu.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani jajarannya. Pihaknya, masih melakukan pengembangan untuk lebih memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut. (Asep Mulyana) 

Loading...