Warga Keluhkan Tiang Listrik di Tengah Jalan Alternatif ke Ciparay

Warga Keluhkan Tiang Listrik di Tengah Jalan Alternatif ke Ciparay
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Warga Perumahan Bumi Sari Endah (BSI), Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung mengeluhkan tiga tiang listrik yang berada di tengah Jalan Sukajadi. 

Pasalnya, di jalan perumahan yang menjadi alternatif menuju Ciparay itu seringkali terjadi kecelakaan akibat menabrak tiang listrik.

Salah seorang warga, Yuyun (46) warga BSI 3 mengatakan akibat tiga tiang listrik yang berada ditengah jalan banyak pengendara motor yang mengalami kecelakaan pada malam hari. Karena memang disepanjang jalan itu juga minim lampu penerangan jalan umum (PJU).

"Banyak yang kecelakaan, soalnya dari dua arah pengendara biasanya bawa motor ngebut. Kemarin-kemarin juga ada seorang ibu kecelakaan nabrak tiang listrik dan harus dirawat di Rumah Sakit Al Ihsan karena gegar otak. Sebelumnya juga ada anak remaja kecelakaan disitu. Dan itu kecelakaan rata rata malam," kata Yuyun saat ditemui di ruas jalan tersebut, Minggu (16/6/2019).

Yuyun tak mengetahui alasan pemasangan tiang listrik di tengah jalan itu.  Namun yang pasti, sejak pindah ke BSI 3 pada 2011 lalu dia mengaku sudah melihat tiga tiang listrik berdiri di tengah jalan. Padahal, tiang listrik lainnya berada di pinggir jalan.

"Kalau lagi banjir di arah Jelekong, ini suka jadi jalur alternatif ke Ciparay, tembusnya ke Lapas Jelekong. Meski beberapa ruas jalannya masih rusak tapi lumayan padat," ujarnya.

Warga lainnya Irma (27)  mengaku kendaraan roda dua dan empat banyak yang melintas jalur tersebut. Tidak hanya itu, kendaraan milik pemerintah yang hendak menuju Lapas Jelekong pun sering melewati jalan itu. Namun sayangnya, meski cukup membahayakan dan seringkali menimbulkan korban, hingga saat ini ada perhatian dari pemerintah untuk memindahkan tiang listrik tersebut.

"Harusnya sih dari dulu dipindahkan, jangan sampai menunggu korban meninggal dunia atau lebih banyak korban," ujarnya.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung berjanji akan menegur pengembang perumahan tersebut. 

Sekretaris Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Achmad Kosasih menduga jika tiang listrik PLN yang ada ditengah jalan tersebut masih masuk dalam jalan komplek perumahan. Pihaknya belum mengetahui apakah tiang listrik tetap akan berada di marka jalan, kemudian badan jalan akan dilebarkan sisi kanan dan kirinya.

"Sebaiknya memang tidak seperti itu. Tapi, saya rasa kalau itu di lahan PU pemasangan tiang listrik tidak mungkin dipasang di tengah jalan seperti itu," ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai kondisi tiga tiang listrik yang berada ditengah jalan secara detil. Namun, pihaknya melalui UPTD Sarana dan Prasarana akan meninjau ke lokasi untuk mencari data dan alamat pengembang.

Selanjutnya, pihaknya akan meminta pengembang untuk membuat rambu-rambu peringatan. Sehingga tidak terjadi lagi kejadian kecelakaan terhadap pengendara motor dan mobil. (Dani R Nugraha).