Diapangtan Cimahi Terus Galakan Budidaya Tanaman Hidroponik

Diapangtan Cimahi Terus Galakan Budidaya Tanaman Hidroponik
Ilustrasi/Net

INILAH, Bandung- Lahan pertanian yang serba terbatas membuat Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi mulai beralih menggalakan budidaya tanaman hidroponik. Sudah dua tahun metode hidropnik digalakan kepada para petani.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengakui, salah satu alasan pihaknya mengembangkan tanaman hidroponik adalah terbatasnya lahan pertanian di Kota Cimahi.

"Dua tahun ke belakang sudah kita mulai sosialisasikan kepada masyarakat melalui kelompok tani," kata Mita saat dihubungi via sambungan telepon, Minggu (16/6/2019).

Dalam dua tahun terakhir, kata Mita, memang baru ada lima Komunitas Wanita Tani (KWT) yang baru difasilitasi sarana pembelajaran budidaya hidroponik. Namun ke depan, pihaknya menargetkan semua kelompok tani bisa beralih ke media tanam hidroponik.

"Ada 5 KWT yang baru difasilitasi sarana pembelajaran hidroponik. Pengennya 24 (jumlah total KWT di Cimahi), kita bertahap ingin semua bisa aktif," ujarnya.

Ada dua jenis tanaman horikultura yang dikembangkan dengan sistem ini, yakni sayuran dan buah-buahan , seperti sosin, kangkung, pagoda, batterhead, dan bayam.

Media tanam hidroponik merupakan kegiatan bercocok tanam yang dilakukan tanpa tanah melainkan air yang mengandung nutrisi-nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Peralatan yang digunakan pun cukup sederhana, yakni bisa menggunakan porus seperti sterofoam dan pasir.

Selain dianggap mudah dan simpel, budidaya tanam hidroponik juga memiliki beberapa keuntungan dibandingkan menggunakan media tanah. Di antaranya masa tanam yang lebih pendek, yakni 25-30 hari.

"Kalau pakai tanah kan bisa sampai 35 hari. Ini lebih mudah, bisa pakai barang bekas. Paralon, botol air bekas asal sirkulasi airnya mengalir," jelas Mita.

Kemudian, lanjut Mita, media tanam hidroponik juga lebih aman dan bersih karena tidak menggunakan zat pestisida, tapi pakai nutrisi. (Ahmad Sayuti)
 

Loading...