Ada Tim Khusus Pantau Pasar Kebon Kembang

Ada Tim Khusus Pantau Pasar Kebon Kembang
Pemkot Bogor menerjunkan tim khusus pemantauan kawasan Pasar Kebon Kembang. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor- Pemkot Bogor menerjunkan tim khusus pemantauan kawasan Pasar Kebon Kembang atau yang diakrab dikenal Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah.

Hal tersebut dilakukan pascapenertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) saat malam takbiran Idul Fitri 2019. Tim khusus dari Satpol PP ini dijamin tidak akan menggangu tugas khusus Satpol PP di titik rawan PKL lainnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, sesuai dengan target Pemkot Bogor, bulan Desember 2019 kawasan Pasar Kebon Kembang lebih clear. Untuk itu, kata dia, pemantauan dimulai sejak saat ini. 

"Tim khusus PKL, sedang diterjunkan. Rencananya akan ditambah personil Satpol PP, tetapi baru tahun depan bisa dianggarkan untuk penambahan Banpol PP," ungkap Bima pada Minggu (16/6/2019).

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Operasional pada Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko PS mengatakan, sesuai amanat Wali Kota Bogor, sudah dilakukan beberapa penataan Pasar Kebon Kembang dan sekitarnya sampai kawasan jalan Sawo Jajar. 

"Kami sudah memulai perubahan pola lapangan, tanpa mengabaikan titik diluar Pasar Kebon Kembang dan sekitarnya kami melakukan perkuatan di Kebon Kembang," ungkap Dimas kepada INILAH pada Minggu (16/6/2019) sore.

Dimas melanjutkan, apa yang sudah dicapai Pemkot Bogor dalam menata kawasa Kebon Kembang akan dipertahankan, contoh mulai dari simpang Nyi Raja Permas sampai simpang sebelum rel kereta api sudah dipasang pot bunga besar agar tidak ada lagi PKL yang menempati sepanjang jalan itu.

"Sementara itu dari rel sampai simpang kawasan Ardio diberikan batas satu lapis menggunakan water barier. Taman blok A Pasar Kebon Kembang dirapikan. Itu sudah kami lakukan penjagaan sampai saat ini," tuturnya.

Dimas menegaskan, sebelum ada tim khusus, pihaknya sudah melakukan pengawasan di Kebon Kembang. Tetapi tim khusus ini penguatan saja, terlebih jumlah personil Satpol PP yang terbatas masih memungkinkan dibentuk tim khusus pengawasan PKL kawasan Pasar Kebon Kembang atau personil yang ada akan dimaksimalkan.

"Kami tidak mengabaikan jalan Muslihat dan Kawasan Jalan Suryakencana. Sesuai kebutuhan di Kebon Kembang kami turunkan sekitar 30 personil dan dibawah 10 personil. Kami akan terjunkan 40 orang itu sebagai tim khusus," bebernya.

Tugas tim Khusus PKL, menurut Dimas, ada yang diploting pada satu titik, ada juga yang mobile atau patroli. Sementara diawasi dahulu kawasan-kawasan yang terlarang PKL, sebelum ditentukan konsep penataan juga relokasi PKL.

"Sambil menunggu arah penataan kawasan Kebon Kembang yang masih dibahas oleh OPD terkait, kami tetep berjaga," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
 

Loading...