Tiket KA Galunggung dan KA Pangandaran, Tunggu Rilis Resmi PT KAI

Tiket KA Galunggung dan KA Pangandaran, Tunggu Rilis Resmi PT KAI
istimewa

INILAH, Bandung - Dalam waktu dekat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera merilis tiket KA Galunggung dan KA Pangandaran. Meski demikian, harga tiket KA relasi Kiaracondong-Tasikmalaya pp dan Gambir-Bandung-Banjar pp itu bocor di media sosial.

Secara jelas, akun @kai121_  mengunggah mulai 1 Juli mendatang, penumpang KA Galunggung dikenakan tarif sebesar Rp35 ribu. Sedangkan, KA Pangandaran rute Bandung-Banjar, untuk kelas eksekutif tarifnya Rp100 ribu, sementara kelas ekonomi premium sebesar Rp50 ribu.⁣

Menanggapi hal itu, warga mengaku sangat antusias. Warga Kota Bandung, Resha Bachtiar (37) mengaku semrigah. Sebab, kini ada banderol tiket resminya. .

“Saya juga tahu itu dari medsos. Kalau info itu benar, saya sih senang. Artinya, ada harga resminya. Soalnya, kemarin-kemarin kan cuma tarif promosi,” katanya, Minggu (16/6).

Dia yang memiliki keluarga di Tasikmlaya itu pun merasa terbantu dengan kehadiran KA Galunggung. Terlebih, kini perjalanan menggunakan moda transportasi mobil dari Bandung ke Tasikmalaya itu bisa memakan waktu sekitar lima-enam jam lamanya.

“Kalau pakai kereta kan waktunya bisa lebih cepat. Lagian, kereta mah nggak macet. Sekarang kan jalur Nagreg dan Gentong selalu macet,” tambahnya.

Sementara itu, Assistant Manager Humas Daop 2 Bandung Rusen mengaku informasi mengenai tiket itu disebarkan pusat melalui medsos. Namun, dia enggan menyebutkan informasi besaran tiket tersebut resmi.

“Kalau di medsos memang sudah disebar oleh pusat. Tapi secara release, kami masih menunggu rilis resmi dari pusat, insya Allah sebentar lagi,” kata Rusen.

Meski demikian, sejak diluncurkan akhir 2018 lalu operasionalisasi KA Galunggung mendapat animo tinggi dari masyarakat. Hingga akhir tahun lalu, okupansi sepur jurusan Kiaracondong-Tasikmalaya ini penuh. Bahkan, operator moda transportasi massal itu beberapa kali memperpanjang masa promosi.

Selain itu, okupansi KA Galunggung itu pun relatif penuh di setiap jadwal perjalanan. Penuhnya penumpang itu tak hanya dari keberangkatan dari Stasiun Kiaracondong. Namun, keberangkatan dari Stasiun Tasikmalaya untuk kembali ke Bandung pun relatif penuh terisi.

Lebih detil, Joni Martinus yang saat itu menjabat Manager Humas Daop 2 Bandung menuturkan tingginya mobilitas masyarakat Bandung-Tasikmalaya itu diharapkan mampu menggerakan roda perekonomian di wilayah-wilayah yang dilalui rangkaian kereta itu.
 
“Setelah masa angkutan promo berakhir, untuk KA Galunggung itu nantinya akan dikenakan tarif mulai Rp25-35 ribu. Tarif tersebut berpatokan pada jarak tempuh. Jika jarak tempuhnya kurang atau sama dengan 58 km, maka akan dikenakan tarif Rp25 ribu. Dan jika lebih dari 58 km dikenakan tarif Rp35 ribu,” jelasnya.
 
Untuk diketahui, rute yang dilalui rangkaian kereta ekonomi tersebut yakni Kiaracondong-Cimekar-Rancaekek-Cicalengka-Nagrek-Leles-Cibatu-Cipeundeuy-Ciawi-Tasikmalaya pp.

KA Galunggung ini memiliki kapasitas 636 penumpang untuk sekali jalan. Rangkaian terdiri dari enam gerbong kereta. Sebagai awal, kereta hanya dioperasikan sebanyak satu perjalanan ulang-alik. Dari Stasiun Kiaracondong berangkat pukul 06.05-09.27 WIB. Sebaliknya, dari Stasiun Tasikmalaya pulang kembali pukul 10.35-14.11 WIB.

Loading...