Pemkot Bandung Akan Buat Parkir Air

Pemkot Bandung Akan Buat Parkir Air
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Didi Ruswandi. (Net)

INILAH, Bandung - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, ketika hujan yang terjadi di Kawasan Bandung Utara (KBU) akan berdampak banjir di bawahnya.

"Kami tengah melakukan inventarisir terkait lahan Pemkot Bandung yang berada di KBU. Hal tersebut, dalam rangka menjadikan lahan parkir tersebut sebagai parkir air ketika adanya banjir kiriman," kata  Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi, Minggu (16/6/2019).

Dia menambahkan, pihaknya tengah menginventarisasi lahan-lahan Pemkot yang kosong di atas, untuk parkir air. Lahan kosong tersebut akan diupayakan menjadi ruang terbuka hijau dan parkir air, sehingga beban air yang datang dari wilayah atas semakin berkurang. 

"Dengan demikian, dapat meminimalisasi banjir yang terjadi di Kota Bandung. Walau bertujuan sebagai parkir air atau retensi, namun tidak dilakukan pembetonan tapi secara natural," paparnya.

Pihaknya menargetkan parkir-parkir air ini dapat mulai diupayakan pada Bulan September mendatang, sebelum memasuki musim hujan. Bahwa pada lahan -lahan tersebut, akan dibangun jalan inspeksi dari batu untuk upaya pemeliharaan. 

"Kalau yang mau berkolaborasi banyak yang mau, seperti dari BBWS dan Dansektor 22. Tapi kita inventarisir dulu lahan yang memungkinkan," ujarnya.

Sementara itu, untuk persoalan banjir di wilayah timur Kota Bandung, akan dibangun area Wetland Park (Taman Wisata Air) di Kawasan Cibiru. Di mana, ada12 kolam yang akan dibangun di area seluas 10 hektare. 

Pengerjaan fungsi dasar (basic function) Wetland Park ini dengan mengerahkan 60 tenaga lapangan DPU meliputi Tenaga Pasukan Katak, Jaga Pintu Air serta tenaga lapangan Unit Reaksi Cepat. Targetnya, pekerjaan akan selesai akhir Agustus 2019 mendatang.

"Untuk arsitekturnya, nanti akan digarap setelah basic function selesai. Basic function yang selesai akhir Agustus ini menjadi  fungsi dasar Wetland Park Cisurupan bisa dipakai menampung parkir air hujan Sungai Ciloa," tambahnya. (Okky Adiana)