PT Mayora Indah Catat Laba Jadi Rp478 Miliar

PT Mayora Indah Catat Laba Jadi Rp478 Miliar
Foto: Net

INILAH, Jakarta - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat laba bersih menjadi Rp480 miliar per 31 Maret 2019 dari periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp478 miliar.

Kenaikan tersebut seiring dengan penjualan yang meningkat 11,1% menjadi Rp6,014 triliun dari Rp5,415 triliun. Demikian mengutip keterbukaan informasi tentang public expose, akhir pekan lalu.

Sementara perseroan mengincar laba bersih sepanjang tahun 2019 ini sekitar 9,7% menjadi Rp1,930 triliun dari realisasi tahun 2018 sebesar Rp1,760 triliun. Perseroan mengandalkan pertumbuhan penjualan dengan target sebesar Rp26,728 triliun dari Rp24,061 triliun.

Perseroan juga mengincar laba usaha yang meningkat menjadi Rp3,119 triliun dari Rp2,628 triliun di tahun 2018.

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) didirikan 17 Februari 1977 dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Mei 1978.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Mayora Indah Tbk, yaitu PT Unita Branindo (32,93%), PT Mayora Dhana Utama (26,14%) dan Jogi Hendra Atmadja (25,22%). Saham publik sebesar 15,7%.

Ruang lingkup kegiatan Mayora adalah menjalankan usaha dalam bidang industri, perdagangan serta agen/perwakilan. Saat ini, Mayora menjalankan bidang usaha industri biskuit (Roma, Danisa, Royal Choice, Better, Muuch Better, Slai O Lai, Sari Gandum, Sari Gandum Sandwich, Coffeejoy, Cheeskress.).

Kembang gula (Kopiko, KIS, Tamarin dan Juizy Milk), wafer (beng beng, Astor, Roma), coklat (Choki-choki), kopi (Torabika dan Kopiko) dan makanan kesehatan (Energen) serta menjual produknya di pasar lokal dan luar negeri. (INILAHCOM)