Robert Alberts Beri Instruksi Khusus untuk Ezechiel dan Malisic

Robert Alberts Beri Instruksi Khusus untuk Ezechiel dan Malisic
Striker Persib Bandung Ezechiel N'Douassel. (dok Inilah Koran)

INILAH, Bandung - Persib Bandung harus berhati-hati dalam menghadapi Tira Persikabo di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (18/6/2019). Pasalnya dua pemain andalannya sudah mendapatkan dua kartu kuning. 

Mereka adalah Bojan Malisic dan Ezechiel N'Douassel. Satu kartu kuning tambahan di laga melawan Tira Persikabo, maka keduanya tidak bisa bermain di laga selanjutnya melawan Madura United, Minggu (23/6/2019). 

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku sudah mengetahui kondisi yang dialami dua penggawanya. Namun ia tidak bisa mengintruksikan para pemainnya untuk berhati-hati lantaran akan menganggu performa di lapangan.

"Jika kami memberitahu pemain supaya hati-hati untuk tidak mendapat kartu kuning itu mengganggu konsentrasi dan itu tidak bagus juga," ujar Robert dalam press conference sebelum laga di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (17/6/2019). 

Dari hasil pengamatannya melalui rekaman video, Robert menilai kartu kuning yang didapat Bojan maupun Ezechiel seharusnya tidak didapatkan. 

"Saya tidak setuju dengan semua kartu kuning yang diterima pemain kami. Kami melihat video yang menganalisa semuanya," tuturnya. 

Menurutnya kartu kuning itu perlu dikeluarkan jika pemain memang benar-benar bertindak diluar nilai fairplay seperti mencederai lawan dengan sengaja. 

"Jika pemain mendapat kartu kuning karena mereka pantas memperoleh itu dalam situasi menjaga spirit di pertandingan, kami menerima itu. Tapi kalau pemain menerima kartu kuning karena kehilangan fokus atau tidak disiplin kami tidak bisa menerima itu," jelasnya. 

Karena itu, Robert memastikan akan tetap menginstruksikan para pemainnya termasuk dengan Bojan dan Ezechiel untuk tetap bermain maksimal seperti biasanya. Sebab ia berkeinginan membuat Persib bersaing di papan atas klasemen Liga 1 2019. 

"Sekarang kami dalam posisi kurang satu laga dari tim lain dan harus mengejar selisih poin dari mereka yang berada di posisi atas. Jadi pemain harus bermain total dan tidak berpikir soal kartu kuning dan jika mereka bertindak tidak disiplin, dia akan dihukum sendirinya oleh klub. Kami ingin pemain fokus dan berharap tidak melakukan tindakan tidak penting hingga menerima kartu kuning," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)