Taman Satwa Cikembulan Diserbu 21 Ribu Wisatawan

Taman Satwa Cikembulan Diserbu 21 Ribu Wisatawan
Foto: INILAH/Zainulmukhtar

INILAH, Garut – Selama libur Idulfitri 1440 H, sekurangnya 21 ribu pengunjung meramaikan obyek wisata Taman Satwa Cikembulan, Kadungora, Garut. Antusiasme tersebut di luar prediksi karena kondisi akses jalan menuju lokasi masih sempit dan rusak.

Menurut Manajer Taman Satwa Cikembulan Rudy Arifin, 65 persen pengunjung didominasi warga luar Kabupaten Garut dan sisanya berasal dari Garut. Hitungan itu dimulai selama hari H Idulfitri pada 5 Juni hingga 16 Juni 2019.

“Alhamdulillah, pengunjung cukup banyak. Tapi keluhan pengunjung masih ada berkutat di akses jalan. Makanya kita kesulitan mendongkrak tingkat kunjungan,” ujar Rudy kepada INILAH, Senin (17/6/2019).

Sedangkan mengenai pengaruh pemberlakukan one way lalu lintas pada arus mudik dan balik lebaran terhadap tingkat kunjungan ke Taman Satwa Cikembulan, Rudy menilai ada positif maupun negatifnya.

“Dampak one way, ada plus minus. Yang jelas, mereka yang tertahan (one way) mesti menunggu cukup lama (untuk masuk menuju Taman Satwa Cikembulan maupun keluar pulang),” katanya.

Untuk melayani pengunjung pada musim libur Idulfitri 2019, Taman Satwa Cikembulan telah meliburkan aktivitas kunjungan supaya para satwa di dalamnya dapat rehat penuh dari interaksi dengan pengunjung sehingga kondisinya bisa bugar. Pengelola pun leluasa melakukan berbagai penataan dan pembenahan sarana prasarana. Sehingga ketika tiba hari H Idulfitri, Taman Satwa Cikembulan sudah siap menyambut pengunjung dengan layanan maksimal.

Dalam upaya memeriahkan kedatangan pengunjung, Taman Satwa Cikembulan meyuguhi pengunjung dengan melepasluarkandangkan dua pasang burung macow merah dan biru asal Amerika Selatan. Pengunjung pun berkesempatan memberikan makanan berupa kacang rebus kepada burung-burung tersebut. (Zainulmukhtar)