Asita NTT Dorong Pembenahan Akses ke Wisata Laut Mati

Asita NTT Dorong Pembenahan Akses ke Wisata Laut Mati
Wisata Laut Mati, NTT. (Antara Foto)

INILAH, Kupang - Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Abed Frans, mendorong adanya pembenahan akses jalan menuju objek wisata Laut Mati di Kabupaten Rote Ndao yang masih sulit dijangkau.

"Akses jalan menuju objek wisata Laut Mati masih buruk sehingga sulit dijangkau, ini salah satu penyebab membuat destinasi itu belum dikenal banyak orang," kata Abed Frans kepada Antara di Kupang, NTT, Selasa (18/6/2019).

Ia mengatakan hal itu terkait kondisi infrastruktur pendukung objek wisata Laut Mati yang berada di Dusun Sipuk, Desa Sotimori, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao.

Objek wisata ini memiliki keunikan tersendiri, salah satunya berupa pasir yang terbentuk dari cangkang kerang dan keong, serta air laut yang tidak terlalu asin seperti umumnya.

Abed mengatakan sejauh ini pihaknya hanya memasarkan objek wisata tersebut untuk pasar wisatawan lokal. Sedangkan untuk pasar wisatawan mancanegara belum dilakukan karena destinasi tersebut belum dikelola dengan baik.

"Terutama akses jalan masih jelek serta berbagai infrastruktur pendukung di lokasi wisata juga belum siap," kata pemilik operator tur PT Flobamor Tours itu.

Untuk itu, pihaknya mendorong agar pemerintah daerah setempat memprioritaskan pembangunan infrastruktur penunjang objek wisata tersebut agar bisa dipasarkan secara lebih luas.

"Ketika aksesnya mudah dijangkau, infrastruktur pendukung lain juga bagus, maka tentu pelaku usaha lebih siap memasarkan untuk pasar mancanegara yang lebih luas," katanya. (Antara)

Loading...