Perubahan Tiga Perusahaan Daerah Jadi Perumda

Perubahan Tiga Perusahaan Daerah Jadi Perumda
Wali Kota Bandung Oded M Danial menyaksikan penandatanganan perubahan perusahaan daerah menjadi Perusahaan Umum Daerah. (Okky Adiana)

INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, Pemerintah Kota Bandung resmi mengajukan perubahan nomenklatur tiga perusahaan daerah. Tiga perusahaan tersebut akan berubah status menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

"BUMD mengubah nomenklatur dari aturan Kemendagri, karena ada aturan baru. Kita ikuti tuntutan dari amanat. Agar kita melaksanakan secara teknis tidak bertentangan," ujar Oded.

Dia mengatakan, ketiga perusahaan daerah yang bakal berubah status yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening, Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bandung, dan PD Pasar.

BUMD, kata dia, untuk mendorong dan mampu meningkatkan kinerja dan pendapatannya, sehingga ketiga perusahaan itu dapat melayani masyarakat lebih maksimal dan perusahaan daerah memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengungkapkan, perubahan itu akan memudahkan setiap perusahaan daerah meningkatkan kinerja usahanya.

Aspek pelayanan publik akan lebih dominan. Sisi peningkatan pendapatan, ini ruang untuk memberikan dorongan meningkatkan pendapatan jauh lebih baik.

"Sehingga mampu mengawasi bahkan mengambil kebijakan dan keputusan lebih strategis. Wali kota juga jadi organ dalam BUMD. Sebelumnya, kan tidak. Nanti posisinya jadi KPM (kuasa pemilik modal). Jadi bisa melakukan koreksi,” paparnya. 

Dia berharap, semua BUMD memiliki kemandirian yang baik. Artinya, tidak selalu bergantung pada penyertaan modal Pemkot Bandung. Fungsi pelayanan publik sesuai peran, terutama aspek pendapatan bisa lebih meningkat. "Artinya mereka mampu berkontribusi secara strategis," pungkasnya. (Okky Adiana)

Loading...