Kompleks Perkantoran Pemkab Bogor Jadi Objek Wisata Olahraga dan Religi

Kompleks Perkantoran Pemkab Bogor Jadi Objek Wisata Olahraga dan Religi
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin meminta agar fungsi kompleks perkantoran Pemkab Bogor bisa lebih fleksibel. Kekakuan itu ditakutkan membuat masyarakat segan memasukinya.

Menurutnya, Badan Perencana Pembangunan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) akan merevitalisasi sejumlah gedung, lapangan, hingga Setu Front City.

Penataan kompleks Pemkab Bogor itu diakuinya terasa penting. Sebab, ke depan fungsi kompleks Pemkab Bogor tidak hanya perkantoran tetapi juga ada fungsi wisata religi dan wisata olahraga.

"Kompleks perkantoran Pemkab Bogor nantinya juga berfungsi menjadi salah satu objek wisata religi, wisata olahraga  dan bisa membuat masyarakatnya nyaman. Oleh karena itu, kami melakukan penataan wajah dari Kabupaten Bogor ini," ucap Kabid Pengembangan Wilayah dan Insfrastuktur Bappeda Litbang Kabupaten Bogor Ajat Rovhmat Jatnika kepada wartawan, Selasa (18/6/2019).

Dia menerangkan, rampungnya pembangunan Plaza Setu Front City dan trotoar di sepanjang Jalan Raya Tegar Beriman itu membuat masyarakat pun sudah mulai nyaman menggunakan lokasi itu untuk olahraga lari, jalan sehat, ataupun skateboard.

"Tahun 2018 dan 2019 ini kami sudah rintis proyek ini dan terbukti ini sudah menjadi objek wisata olahraga. Ke depan kami akan tingkatkan menjadi objek wisata olahraga karena kami mau mengoneksikan antara Masjid Baitul Faidzin dengan Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai). Kami juga akan menata Taman Air Mancur, Gedung dan Lapangan Tegar Beriman agar komplek ini juga menjadi pilihan objek wisata dari pemerintah daerah lainnya yang bertamu ke Kabupaten Bogor," terangnya.

Terkait besar anggaran untuk mewujudkan revitalisasi komplek peekantoran Pemkab Bogor, dia mengaku masih dalam proses penyusunan. Sebab, saat ini penyususnan yang dilakukan bersama Setda Kabupaten Bogor itu baru membuat konsep Detail Engineering Design (DED).

"Biaya pembangunan revitalisasi komplek perkantoran Pemkab Bogor ini masih dihitung karena DEDnya masih dalam proses dan semoga bisa dikerjakan lagi dalam tahun 2020 mendatang," jelas Ajat.

Sedangkan, Kabag Umum Setda Kabupaten Bogor Makmur Rozak melanjutkan untuk pembangunan Gedung dan Lapangan Tegar Beriman jajarannya meniru taman di kota lain. Setidaknya, contoh daerah itu yang memiliki istana kerajaan seperti Cirebon dan Yogyakarta.

"Gedung Tegar Beriman akan kami revitalisasi di bagian depannya saja agar saat upacara itu kita tak perlu lagi menyewa tenda dan untuk Lapangan Tegar Beriman itu akan kita tata lagi karena fungsinya selain sebagai lapangan kenegaraan juga sebagai area publik.  Agar lapangan tersebut tetap terawat kami akan membuat dan menegakkan aturan penggunaannya," lanjut Makmur. (Reza Zurifwan)