Robert Alberts Akui Ezechiel Masih Tempramental

Robert Alberts Akui Ezechiel Masih Tempramental
Striker Persib Bandung Ezechiel N'Douassel (duduk). (Syamsuddin Nasoetion)

INILAH, Bandung - Sikap tempramen masih saja dilakukan striker Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel. Baru tiga laga dijalani, striker asal Chad itu harus kembali absen dalam menghadapi laga selanjutnya.

Eze sudah mengoleksi tiga kartu kuning. Tiga kartu kuning itu didapat karena sikap emosionalnya di lapangan. Ia melakukan protes keras kepada wasit, hingga akhirnya diganjar kartu kuning. 

Sikap ini terus diulangi Ezechiel dalam setiap pertandingannya. Lebih parah terjadi pada musim 2018 lalu. Pemilik nomor punggung 10 ini mengoleksi delapan kartu kuning. Artinya dengan delapan kartu kuning itu, Eze absen dalam tiga pertandingan. 

Tak hanya itu, Eze juga harus absen karena sanksi yang diberikan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. 

Pertama, absen dua pertandingan karena terbukti menyikut pemain Barito Putera, Hansamu Yama. Lalu tambahan lima kali absen karena terbukti melakukan penyikutan dan dengan sengaja mendorong satu diantara pemain Persija Jakarta. 
Alhasil, pemain yang dijuluki King Eze ini hanya tampil sebanyak 22 pertandingan dari total 34 laga yang dimainkan Persib di Liga 1 2018. 

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts membenarkan sikap tempramen Eze. Bahkan pelatih asal Belanda ini mengaku sudah mengetahuinya sejak musim 2018 lalu. 

"Tapi banyak pemain yang emosional di lapangan dan mereka harus belajar untuk membatasi emosinya sehingga tidak mudah untuk mendapat kartu kuning tidak penting," ujar Robert, Rabu (19/6/2019). 

Robert pun sangat tidak menyukai sikap tempramen pemain di lapangan. Ia menegaskan sikap tempramen itu bukan bagian dari permainan timnya. 

"Emosi bukan bagian dari game jika untuk mendapat kartu yang tidak penting. Tapi emosi bagian dari permainan ketika pemain mengekspresikan emosinya itu dengan benar," jelasnya.

Senada diungkapkan Manajer Persib Umuh Muchtar. Menurutnya sikap tempramen di lapangan tidak baik dilakukan para pemainnya, apalagi sampai harus mendapatkan kartu kuning. 

Padahal Umuh sudah mewanti-wanti Ezechiel untuk bermain serius dan mengontrol amarahnya agar bisa menciptakan gol. Pasalnya jika berhasil mencetak gol, ia sudah mempersiapkan bonus khusus untuk striker berusia 31 tahun itu. 

"Dia (Eze) emosi terus. Pertengahan babak, di ruang ganti juga dia emosi. Kalau pemain udah kaya gini, walaupun bagus, ini dua kali tiga kali kartu tiap pertandingan dapat kartu ya apa-apaan," kesal Umuh. (Muhammad Ginanjar)

Loading...