Terhantam Fuso Rem Blong, Truk Boks Masuk Jurang di Purwakarta

Terhantam Fuso Rem Blong, Truk Boks Masuk Jurang di Purwakarta
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta - Truk fuso pengangkut hasil tambang, terguling di ruas jalur arteri Purwakarta-Bandung via Padalarang. Tepatnya di sekitar Ciganea, Kecamatan Jatiluhur, Rabu (19/6/2019) sore.

Informasi yang diperoleh INILAH, sebelum terguling truk besar bermuatan batu split bernomor polisi B 9746 TYT itu sempat menghantam truk boks pengangkut air minum dalam kemasan (AMDK) yang tengah melaju dari arah berlawanan. Alhasil, truk boks tersebut terlempar ke aliran sungai.

Butuh waktu lama bagi petugas yang dibantu warga untuk .elakukan evakuasi kendaraan boks yang masuk ke jurang aliran sungai dengan jarak ketinggian dari bibir jalan tersebut sekitar 10-15 meter. Sang sopir boks, juga sempat terjepit di badan kendaraannya.

Akibat kecelakaan itu, ruas jalan arteri Purwakarta-Bandung sempat tersendat. Truk boks yang terlempar ke jurang dan truk fuso yang masih tergeletak di badan jalan, menjadi ajang tontotan masyarakat setempat dan pengendara yang melintas diruas jalan tersebut.

Kanit Laka, Satlantas Polres Purwakarta, Iptu Asep Kusmana mengatakan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan ini.

"Ada korbannya. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban atas nama Aef, warga Cihanjawar, Purwakarta. Korban merupakan sopir dari truk boks yang terdorong ke jurang itu," ujar Asep kepada INILAH.

Asep menjelaskan, dari keterangan saksi, kecelakaan ini berawal saat truk fuso bermuatan bahan material itu melaju dari arah Bandung menuju Purwakarta. Setibanya di TKP yang kondisinya menurun dan menikung, kendaraan besar ini hilang kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

Saat itu, truk boks bermuatan air mineral dengan nomor polisi B 9627 FXS itu melaju dari arah sebaliknya. Truk fuso yang tak terkendali itu kemudian mendorong truk boks tersebut hingga masuk ke jurang.

"Posisinya tepat di sebuah jembatan. Jadi mobil boks ini terdorong hingga melewati pagar pembatas jembatan dan akhirnya terjun ke aliran sungai. Sedangkan, truk fusonya terguling denga posisi bagian kiri ban menghadap ke atas," jelas dia.

Dalam kecelakaan ini, dugaan sementara akibat truk fuso bermuatan batu itu mengalami rem blong, sehingga sopirnya tak bisa mengantisipasi laju kendaraannya. Hingga akhirnya kendaraannya hilang kendali dan menambrak kendaraan lain di depannya.

"Penyebab pastinya masih kita dalami. Kami telah memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk sopir truk fuso tersebut atas nama Tonghari (55) warga bekasi. Untuk korban meninggal, telah dievakuasi ke RSUD Bayu Asih," jelas dia.

Sementara itu, Henhen (51), warga Cihampelas, Bandung yang tak lain adalah kernet truk boks nahas tersebut masih terlihat syok. Dia bersyukur masih selamat dalam insiden tersebut.

Saat ditanya, pihaknya tak tahu persis awal mula kendaraan yang ditumpanginya itu terlibat kecelakaan hingga berakhir nyungsep di jurang. Namun yang diingatnya, saat itu kendaraanya ini dihantap sebuah kendaraan besar.

"Awalnya, saya melihat ada truk besar di arah berlawanan dalam kondisi sudah miring-miring melewati garis tengah jalan. Tak lama, mobil itu mendekat dan menabrak kendaraan kami," jelas dia.

Sementara, pengemudi Truck Fuso, Tonghari mengaku, pihaknya merasakan ada masalah dengan mobil truk trontonnya saat mendekati jembatan tersebut. Saat itu, dirinya merasakan ada kerusakan dalam sistem pengereman.

"Remnya blong pak, terasa pada saat jalan menurun. Menghindari menambrak kendaraan didepan, akhirnya saya memilih membanting stir ke kanan jalan," ujarnya singkat. (Asep Mulyana)

Loading...