Enrique Mundur dari Posisi Pelatih Timnas Spanyol

Enrique Mundur dari Posisi Pelatih Timnas Spanyol
Foto: Net

INILAH, Madrid - Luis Enrique memutuskan mundur dari posisinya sebagai pelatih Timnas Spanyol. Masalah keluarga disebut sebagai alasan Enrique memilih mundur.

Pengunduran diri Enrique diumumkan Ketua Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, Selasa (18/6/2019). Sebelumnya, Enrique sudah beberapa kali absen mendampingi Spanyol.

Mantan pelatih Barcelona itu absen mendampingi Spanyol saat melawan Malta pada Maret lalu dan menghadapi San Marino serta Swedia pada bulan ini. Asisten Enrique, Robert Moreno ditunjuk sebagai pelatih baru Spanyol secara permanen.

Pada Maret lalu, Enrique minta izin absen mendampingi Spanyol karena masalah keluarga. Menurut spekulasi yang beredar, ada salah satu anggota keluarga Enrique sakit keras.

"Luis Enrique memberitahu kami tidak akan melanjutkan posisinya sebagai pelatih. Saya mengucapkan terima kasih kepadanya. Pintu RFEF akan selalu terbuka untuknya," ujar Rubiales, dikutip dari Sky Sports.

"RFEF mengambil keputusan memberikan kepercayaan kepada Robert Moreno. Durasi kontraknya tetap sama. Mereka akan memimpin tim menuju Piala Eropa 2020," tambahnya.

Enrique menjadi pelatih Spanyol usai Piala Dunia 2018. Spanyol gagal lolos ke empat besar UEFA Nations League tapi berhasil meraih kemenangan di laga perdana Kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Bosnia.

Moreno tak memiliki pengalaman menjadi pelati di level klub meskipun dia pernah menjadi asisten pelatih di Celta Vigo.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Ini hari yang manis sekaligus pahit. Saya tak mengharapkan ditunjuk sebagai pelatih dengan cara seperti ini. Mari kita teruskan pekerjaan yang sudah dimulai Luis Enique," ungkap Moreno.

"Saya menghabiskan waktu sembilan tahun bersama Luis Enrique melatih tim terbaik di dunia dan melihat dia mengambil keputusan. Ini sebuah tanggung jawab dan kehormatan bisa memilih pemain untuk membela negara saya dari bangku pelatih," tandasnya. (INILAHCOM)