Rapat Ngaret, Jonan Pilih Tinggalkan Gedung DPR

Rapat Ngaret, Jonan Pilih Tinggalkan Gedung DPR
Foto: Net

INILAH, Jakarta - Komisi VII DPR RI dijadwalkan menggelar rapat dengan pihak Kementerian ESDM, Kamis (20/6). Agenda rapat dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 WIB dan pukul 19.00 WIB.

Menteri ESDM Ignasius Jonan bersama jajaran termasuk Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar terlihat sudah hadir sekira pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, rapat belum dimulai. Akhirnya Jonan dengan Arcanra pun meninggalkan Gedung DPR.

Tindakan Jonan disesalkan oleh anggota Komisi VII asal Partai Demokrat Datuk Alam. Menurut dia, Jonan seharusnya izin lebih dahulu apabila ingin menunda rapat dan meninggalkan Gedung DPR.

Menurut Idam, belum dimulainya rapat karena masih menggelar rapat dengar pendapat dengan panja limbah dan lingkungan bersama Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Komisi VII menyesalkan. Seharusnya Pak Menteri WA kalau mau meninggalkan DPR pada pimpinan supaya pimpinan bisa lanjut RDP dengan Gakum (KLHK) dan perusahaan-perusahaan limbah," kata Idam di Gedung DPR, Kamis (20/6/2019).

Kata dia, rapat dengan Dirjen Gakkum dan perusahaan limbah masih digelar karena dalam tahap pendalaman, belum pada kesimpulan. Setelah mendengar Jonan sudah datang dan menunggu sekitar 1 jam, Komisi VII pun menunda rapat dengan Dirjen Gakkum.

"Tapi begitu kita datang (ke ruang rapat Komisi VII, menteri sudah enggak ada," kata dia. Sedianya, rapat akan digelar kembali pada pukul 14.00 WIB.

Sementara anggota Komisi VII lainnya, Muhammad Nasir, mengatakan, tindakan Jonan mencoreng citra yang tidak baik bagi DPR. "Yang ngubah agenda jadi jam 2 siang itu Pak Jonan. Dia mungkin mau bangun parlemen sendiri. Kita enggak ada jam 2 itu. Kita enggak ada komentar soal ini," ujar dia. (INILAHCOM)