Jalan R3 Diusahakan Tak Ditutup

Jalan R3 Diusahakan Tak Ditutup
INILAH, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan upaya mediasi dengan pemilik tanah yang digunakan jalan Regional Ring Road (R3) seksi 2, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.  Langkah itu diambil agar tak terjadi untuk kedua kalinya penutupan pada akses jalan R3. 
 
"Jangan sampai ditutup. Masa sudah saya buka harus ditutup lagi," ungkap Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman Selasa (20/11/2018).
 
Usmar melanjutkan, dalam akta van dading tersebut, bunyi Pasal 12 huruf (c) menyebutkan para tergugat dari pihak Pemkot Bogor akan menutup jalan R3 yang berada di atas tanah milik penggugat apabila tidak dapat melaksanakan pembayaran sama sekali paling lambat 14 Desember 2018.
 
"Oleh karena itu, kami dengan melibatkan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor akan melakukan mediasi dengan pemilik tanah. Mediasi dilakukan menjelang 14 Desember 2018. Nanti pak Sekda akan melakukan mediasi dan komunikasi dengan pemilik tanah. Tentunya Muspida juga sudah diminta tanggapan oleh pak wali kota, menjelang tanggal 14 Desember akan dilakukan mediasi antara Muspida dengan pemilik tanah,"bebernya.
 
Usmar menjelaskan, opsi penggantian berupa uang sendiri diusulkan dalam KUA PPAS 2019. Namun anggaran dengan judul kegiatan pembebasan R3 sebesar Rp15 miliar dialihkan masuk pos Belanja Tak Terduga (BTT). 
 
Terkait ini, Usmar pun meminta TAPD untuk berkonsultasi mengingat anggaran kegiatan pembebasan R3 masuk pos BTT. 
 
"Nah, itu harus dikonsultasikan ke pengelolaan keuangan yang lebih berwenang. Apakah dengan dialokasikan di BTT bisa dieksekusi pada waktu yang dibutuhkan, kemudian perangkat apa yang dibutuhkan harus disiapkan," jelasnya.
 
Usmar memastikan, bahwa terkait anggaran kegiatan appraisal untuk tanah yang digunakan jalan R3 sudah dialokasikan dalam APBD-P 2018.  
 
"Tapi, APBD-P 2018 sesuai amanat kesepakatan bersama, pemkot dengan pemilik tanah harus ada kajian appraisal dan lain sebagainya, dianggarkan sebesar sekitar Rp200 juta," pungkasnya.
 

Loading...