Ratusan Kendaraan Terjaring Razia di Cilember

Ratusan Kendaraan Terjaring Razia di Cilember

INILAH, Cimahi – Polisi dan Dinas Pehubungan menilang ratusan kendaraaan dalam kegiatan penegakan hukum (Gakum) di Jalan Cilember, Kota Cimahi, Selasa (25/6/2019). Gakum digelar untuk menekan kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan pengendara. 

Berdasarkan pantauan, Gakum melibatkan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi dan unsur TNI mulai memeriksa kendaraan angkutan barang, angkutan umum dan kendaraan peribadi yang lewat. 

Hasilnya, dari angkutan umum dan angkutan barang, Dishub Kota Cimahi memberikan sanksi penilangan terhadap 31 unit kendaraan terkait dengan dengan kelaikan secara teknis kendaraan dan tidak dilengkapi berbagai surat administrasi kendaraan. Seperti kartu uji KIR dan kartu pengawas. Sementara kepolisian  memberikan sanksi tilang terhadap 90 kendaraan dan 15 berupa teguran.

Kasi Angkutan  Dishub Kota Cimahi, Ranto Sitanggang mengatakan, dari puluhan pelanggaran itu, satu di antaranya ditemukan kartu pengawas palsu angkutan barang. Domisili kartu pengawas itu berasal dari Kota Bandung yang dikeluarkan Dishub setempat. Padahal, sejak 2017 Dishub sudah tak lagi mengeluarkan kartu pengawas. 

"Tadi ditemukan kartu pengawasan palsu dari pemilik pick up, diduga bikinan sendiri. Ini kita yakini palsu, makanya kita tarik dari pemilik kendaraan," katanya. 

Selain kartu pengawas, dalam operasi gabungan juga petugas menemukan pelanggaran administrasi lainnya. Seperti masa uji berkala habis. Sementara dari segi teknis, kata Ranto, petugas juga masih menemukan angkutan yang melebihi kapasitas angkut.

Menurutnya, Gakum dilakukan untuk mengecek kelaikan kendaraan dan mengetahui kepatuhan pengendara terkait kelengkapan surat-suratnya. Tujuan akhirnya, supaya tingkat kecelakaan semakin menurun dan kepatuhan masyarakat dalam berkendara seperti kelengkapan surat-surat itu bisa meningkat.

Sementara itu dari Satlantas Polres Cimahi, tercatat memberikan sanksi tilang terhadap 90 kendaraan dan 15 berupa teguran. Penilangan dilakukan karena pengendara tidak bisa menunjukan kelengkapan surat berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). 

"Kalau yang ditahan STNK itu ada 66 lembar, SIM 14 lembar. Kemudian ada 3 kendaraan roda empat dan 7 roda dua yang ditahan," kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Cimahi, Ipda Deden Indrajaya. (ahmad sayuti)