Proyek RSUD Silpa Rp11 M, Rubaeah Alihkan ke Alkes

Proyek RSUD Silpa Rp11 M, Rubaeah Alihkan ke Alkes

INILAH, Bogor - Masih adanya sisa anggaran pembangunan gedung perawatan Blok 3 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, membuat Pelaksanaan Tugas (Plt) Direktur Utama Rubaeah berinisiatif mengajukan pengadaan alat kesehatan. 

Diketahui adanya sisa anggaran itu tidak berdampak pada pembangunan gedung berlantai empat dengan 264 tempat tidur yang saat ini baru tahap pembongkaran.

Dari informasi laman LPSE Kota Bogor, paket pembangunan gedung perawatan Blok 3 mendapat pagu anggaran senilai Rp101 miliar. Kemudian tender dimenangkan PT Trikencana Sakti Utama dengan harga penawaran senilai Rp89,7 miliar. Harga penawaran pemenang tender ini jauh dibawah nilai pagu yang menembus ratusan miliar.

Plt Dirut RSUD Kota Bogor, Rubaeah mengatakan, bahwa penawaran pihak ketiga dari nilai pagu anggaran terdapat selisih sebesar Rp11,2 miliar yang menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa).

"Nilai selisihnya Rp11,2 miliar menjadi Silpa kas daerah," ungkap Rubaeah pada Senin (25/6/2019) lalu.

Menurut Rubaeah, angka Silpa dari pembiayaan proyek tersebut dinilai cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya akan memanfaatkan anggaran dimaksud untuk diajukan dalam pengadaan alat kesehatan (alkes). 

"Ini (Rp11,2 miliar) suatu nilai yang besar. Silpa ini bisa dimanfaatkan untuk membeli alat-alat kesehatan mengisi penunjang di ruang perawatan Blok 3. Dan kami akan ajukan di APBD Perubahan 2019," tambahnya.

Dengan begitu, lanjut Rubaeah, gedung perawatan blok 3 yang terdiri dari 264 tempat tidur tersebut bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat pada 2020 mendatang. 

"Jadi tidak lagi menunggu kegiatan untuk pengisian alat-alat kesehatan di tahun 2020," terang Rubaeah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor itu. (rizki mauludi)
 

Loading...