Guru dan Kepala Sekolah Harus Manfaatkan TIK

Guru dan Kepala Sekolah Harus Manfaatkan TIK
Foto: Daulat Fajar Yanuar

INILAH, Sentul – Kehadiran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) harus menjadi perangkat yang sangat strategis dan penting guna membangun pendidikan. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didik Suhardi mengatakan, TIK sangat membantu kepala sekolah dan guru untuk hadir di tengah-tengah pendidikan.

Didik menjelaskan, perkembangan dunia pendidikan tidak akan terlepas dari perkembangan dunia teknologi yang semakin melesat. Jika dahulu para guru adalah raja dari setiap ruang kelas, maka saat ini hal tersebut sudah tidak berlaku lagi. Karena di samping guru telah hadir beragam gawai yang hampir semua orang termasuk siswa.

“Sekarang anak-anak sudah membawa TIK semua, dan itu sebetulnya bisa menggantikan kalau gurunya hanya biasa-biasa saja,” kata Didik saat membuka pelatihan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran bagi kepala sekolah dan guru Yayasan di bawah naungan Dharma Pertiwi, Sentul, Selasa (25/06/2019).

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, Didik meminta kepada para guru untuk memanfaatkan kehadiran program Rumah Belajar dan Tim Edukasi yang digawangi Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud. 

Selain memberikan modul-modul pembelajaran, Rumah Belajar juga terbuka bagi para guru yang ingin berkontribusi dengan cara mengembangkan, memberi saran, memberi masukan, dan coba ikut membuat.

“Ini gratis, sekarang di luar sudah banyak perangkat lunak yang berbayar. Kami berharap Rumah Belajar ini akan tumbuh terus,” pungkas Didik.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Pustekom Kemendikbud, Gogot Suharwoto menyampaikan, kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran dengan manfaatkan TIK merupakan kunci dari paradigma perubahan pendidikan. Untuk itu, workshop ini sangat penting agar pendidik TIK memiliki kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran.

“Melalui jaringan ini kami berharap bapak dan ibu guru serta kepala sekolah yang hadir bisa memanfaatkan rumah belajar dan TV Edukasi. Melalui jaringan ini, kami berharap bapak ibu guru dan kepala sekolah bisa memanfaatkan dan mengimplementasi rumah belajar dan TV Edukasi di sekolah bapak Ibu masing-masing,” ujar Gogot. (Daulat Fajar Yanuar)