Akan Diresmikan Jokowi, Mal Pelayanan Publik Kota Bogor Dikebut

Akan Diresmikan Jokowi, Mal Pelayanan Publik Kota Bogor Dikebut
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor mencoba fokus dalam penyelesaian Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai salah satu inovasi dalam memberikan pelayanan publik di Kota Bogor. MPP Kota Bogor terasa lebih spesial karena akan langsung diresmikan Presiden RI Joko Widodo.

Untuk melihat perkembangannya, Kepala DPMPTSP Kota Bogor Denny Mulyadi meninjau langsung ke lapangan melihat memproses penyelesaian pembangunan di Lippo Kebun Raya Bogor, Selasa (25/6/2019).

Diketahui, Kota Bogor akan menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang akan mewujudkan MPP.  Wali Kota Bogor Bima Arya juga mendukung penuh MPP yaitu dengan menandatangani komitmen penyelenggaraan MPP bersama Menteri PANRB pada 27 Maret 2019 silam. Sebagai tindak lanjut Wali Kota menandatangani nota kesepahaman dengan 14 instansi layanan publik di Kota Bogor. Saat ini, sudah memasuki tahapan penandatangan perjanjian kerjasama secara teknis. 

Kepala DPMPTSP Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan, tahapan pembangunan secara fisik sudah hampir tuntas. Dirinya berharap, awal Juli sudah siap untuk opersional. 

"Kami akan lakukan simulasi dan ujicoba layanan terlebih dahulu. Saat ini masih proses finishing pembangunan," kata Denny.

Lebih lanjut, Denny menyampaikan saat ini juga ada tahapan persiapan akhir yang terdiri dari kelengkapan sarana prasarana, sistem IT, dan rekrutmen SDM untuk costumer service. 

"Berdasarkan rencana, MPP Kota Bogor akan diresmikan oleh Presiden RI pada akhir Juli 2019. Itu diketahui, setelah melaporkan progress pelaksanaan MPP kepada Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB pada pekan lalu," terang Denny.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menuturkan, dirinya memberi nama MPP Kota Bogor dengan sebutan Grha Tiyasa yang artinya tempat serba bisa. Secara filosofi, nama tersebut diambil dari bahasa Sansekerta Tiyasa artinya Luar biasa. TIYASA bisa juga dijadikan akronim adminisTrasI dan pelaYAnan Satu Atap. 

"Diharapkan bisa menjadi nafas para karyawan yang bertugas di MPP dengan memberikan pelayanan luar biasa, semangat luar biasa, dan memberikan kepuasan luar biasa kepada warga dalam mengurus kebutuhan administrasi dan lain sebagainya sehingga warga Bahagia," terang Bima.

Bima melanjutkan, MPP dilengkapi dengan logo yang terdiri dari Pilar-pilar yang melambangkan berbagai instansi yang tergabung dalam layanan publik. Kemudian Kotak dibawah pilar yang melambangkan wadah atau ruang yang merangkul berbagai instansi dalam satu tempat. 

"Selain itu, terdapat tulisan MPP berwarna emas yang menyimbolkan semangat memberikan layanan terbaik," pungkasnya. (Rizki Mauludi)