Sikap Kami: Terima Kasih, Saifullah Nasution

Sikap Kami: Terima Kasih, Saifullah Nasution

MELALUI kolom pendek ini, izinkan kami –kalau bisa, mengatasnamakan warga Jawa Barat—berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Saifullah Nasution. Terima kasih juga untuk jajarannya di Bea Cukai Jawa Barat. Terima kasih telah menyelamatkan sebagian generasi kami.

Hanya dalam sebulan, Bea Cukai sudah mengamankan 3,5 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dari titik yang sama: Bandara Husein Sastranegara. Pertama sebesar 2 kilogram pada saat Idul Fitri lalu, kemudian sekarang 1,5 kilogram.

Itu jumlah yang besar. Bisa dipakai sampai 25 ribu orang. Nilainya bisa mencapai Rp6-7 miliar. Jadi, bila saja lolos dari pengawalan Saifullah dan pasukannya, bisa dibayangkan betapa besar pengaruhnya.

Kita apresiasi karena Bea Cukai bersungguh-sungguh merintangi masuknya sabu-sabu ke Jawa Barat. Sebelum dua peristiwa di bulan Juni ini, beberapa kali pula upaya penyelundupan sabu-sabu melalui Bandara Husein digagalkan.

Kita paham, bisnis sabu-sabu bukan bisnis ecek-ecek. Dia melibatkan uang besar, dan panas. Kita apresiasi karena aparat Bea Cukai Jawa Barat, sepanjang yang kita ketahui, tidak tergoda oleh duit panas itu.

Jika Bea Cukai begitu aktif bergerak merintangi narkoba masuk ke Jawa Barat, maka saatnya pula kita dorong dua lembaga lain yang tanggung jawabnya jauh lebih besar, untuk sama-sama beraksi dan bekerja sungguh-sungguh. Keduanya adalah kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN), baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Kita menduga, entah dari mana pintu masuknya, Jabar termasuk pasar narkoba tinggi di Indonesia. Tahun lalu, Kepala BNNP Jabar, Sufyan Syarif menyebutkan Jabar di peringkat kelima, di belakang DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kepulauan Riau.

Jabar termasuk pasar empuk. Penduduknya terbanyak di Indonesia. Pintu masuknya dari laut, udara, dan darat. Jabar pun bisa jadi wilayah perlintasan peredaran karena dekat dengan Jakarta.

Kita ingin semua pihak bergerak trengginas. Membasmi narkoba, terutama sabu-sabu, mulai dari paket kecil nol koma sekian gram sampai paket besar dalam hitungan kilogram ini.

Sambil menunggu gerakan lebih trengginas itu, maka, sekali lagi, izinkan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Saifullah Nasution dan jajaran Bea Cukai Jawa Barat. (*)