Bale Gabung Inter, Ah Siapa Bilang?

Bale Gabung Inter, Ah Siapa Bilang?
Gareth Bale (kanan) terus diisukan hengkang dari Real Madrid. (Net)

INILAH, Milan- Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett, membantah rumor yang menyatakan ia telah bertemu dengan Inter Milan untuk membahas transfer kliennya.

Menurut pemberitaan SportMediaset, direktur Nerazzurri bersama Stellar Group selama beberapa terakhir, di mana Bale termasuk di antara klien mereka.

"Informasi yang telah dikatakan itu tidak benar," kata Jonathan Barnett dilansir dari Football Espana.
Bale sendiri sater dikabarkan akan meninggalkan Real Madrid, setelah ia nyatakan tidak masuk ke dalam rencana permain pelatih, Zinedine Zidane, musim depan.

Tapi pemain yang masih terikat kontrak hingga Juni 2022 mendatang itu, bersikeras untuk tetap tinggal dan tidak berencana untuk pergi dari Santiago Bernabeu.

Musim 2018-19 menjadi musim yang sulit bagi Bale, di mana ia hanya mampu mencetak 14 gol serta enam assists dalam 42 pertandingan di semua kompetisi.

Sebelumnya diberitakan Inter benar-benar ingin mendatangkan Bale ke Giuseppe Meazza. Mereka bersaing dengan Juventus yang juga menginginkan tanda-tangan pemain asal Wales itu.

Media-media di Italia memberitakan salah satu Direktur Nerazzurri tertangkap kamera mengadakan pertemuan dengan Stellar Group, manajemen yang menaungi keagenan Bale.

Inter mencoba memanfaatkan situasi Bale yang sudah tak dibutuhkan Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid.
Tak tanggung-tanggung, sang pelatih konon bahkan telah menyerahkan nomor punggung 11 yang identik dengan Gareth Bale kepada bintang rekrutan barunya, Eden Hazard.

Karena sudah hampir pasti tak terpakai, manajemen Los Merengues diyakini bakal kooperatif terhadap berbagai opsi penawaran yang bakal diajukan oleh Inter Milan.

Dengan melepas Bale, pihak El Real bisa lumayan menghemat beban gaji pemain yang diketahui mencapai 15 juta euro per musim. Kemungkinan GB11 merapat ke Guiseppe Meazza semakin terbuka lebar mengingat dua klub peminat sebelumnya, yaitu Manchester United (MU) dan Bayern Munchen, telah menyatakan undur diri.

Faktor tingginya gaji menjadi alasan utama dua klub besar Eropa itu batal mendekati Bale. Pembelian Bale berpotensi melambungkan neraca keuangan klub dan rawan melanggar ketentuan Financial Fair Play (FFP). (bsf)