Bursa Saham Asia Mayoritas Positif

Bursa Saham Asia Mayoritas Positif
Foto: Net

INILAH, Shanghai - Bursa saham di Asia sebagian besar naik di perdagangan Selasa pagi (2/7/2019). Sementara itu, S&P 500 menyentuh rekor tertinggi semalam di Wall Street merespon perkembangan baru soal penundaan aru ini dalam kenaikan tarif antara AS bagi China.

Saham China Daratan sebagian besar lebih tinggi pada awal perdagangan. Dengan komponen Shenzhen naik 0,11% dan komposit Shenzhen menambahkan 0,236%. Komposit Shanghai sebagian besar datar.

Indeks Hang Seng Hong Kong, yang kembali diperdagangkan setelah libur pada hari Senin, melonjak 1,41%.

Nikkei 225 di Jepang menambahkan 0,08% pada perdagangan pagi, sementara Topix naik 0,15%. Di Korea Selatan, indeks Kospi tergelincir 0,15% seperti mengutip cnbc.com.

Di bursa Australia, indeks ASX 200 naik 0,29% karena sebagian besar sektor naik.

Reserve Bank of Australia (RBA) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada hari Selasa nanti, dengan ekspektasi pasar bahwa suku bunga akan dipotong. Menjelang itu, dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6973 setelah tergelincir dari level di atas $ 0,700 kemarin.

"Secara relatif, prospek kebijakan moneter untuk Australia dianggap lebih dovish daripada AS. Menurut konsensus, ada kemungkinan 70% Reserve Bank of Australia dapat menurunkan target suku bunga sebesar 25 bps menjadi 1,00% pada pertemuan hari ini," tulis ahli strategi di DBS Bank Singapura dalam catatannya. Bank sentral Australia terakhir memangkas suku bunga pada bulan Juni. (INILAHCOM)

Loading...