Pengajar di Kampung Inggris Sempur Mulai Diseleksi

Pengajar di Kampung Inggris Sempur Mulai Diseleksi
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Program Kampung Inggris di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah terus dimantangkan Lurah Sempur Marissa. Lurah muda yang belum lama dilantik ini sedang dalam proses celeksi bagi calon pengajar bahasa Inggris.

Dia mengaku, untuk pengajar itu diprioritaskan berasal dari pemuda-pemudi Sempur yang sudah menguasai bahasa Inggris. Target ke depannya, Marissa ingin menjadikan Sempur kawasan wisata serta masyarakat yang bisa berinterksi dengan pengunjung dari mencanegara.

"Untuk Kampung Inggris, sekarang ini dari tanggal 1-5 Juli 2019 tahap perekrutan pengajar. Sudah banyak yang mendaftar dan baru dua orang yang terpilih. Apabila belum mencukupi kami akan memperpanjang tahap rekrutmen untuk pengajar, pengajar ini adalah orang-orang yang mengajar termasuk sukarelawan sehingga prioritas dari pemuda atau warga Sempur," kata Marissa kepada INILAH saat kegiatan bersih-bersih Ciliwung, Kamis (4/7/2019).

Marissa melanjutkan, apabila dari rekrutmen itu warga Sempur kurang maka akan dibuka untuk umum. Namun, sebenarnya program ini untuk memberdayakan generasi muda di wilayah Sempur untuk menjadi pengajar.

"Untuk tes akan dilakukan di Kampung  Inggris di Cilendek Timur. Kampung Inggris Sempur harus berlari, selanjutnya kami buka kelas rencananya pada 15 Agustus 2019 kalau memang sesuai jadwal yang ditentukan," tambah wanita yang akrab disapa Ica itu.

Ica menjelaskan, nantinya akan dibuka beberapa kelas sesuai tingkatan. Rencananya, kelas I-III SD digabung satu kelas, kelas IV-VI satu kelas, SMP satu kelas, dan SMA satu kelas. Dalam satu kelas itu dibatasi 10 orang murid saja. Ini dilakukan agar pengajar lebih fokus. 

"Pengajar juga nantinya akan mendapatkan gaji per bulan. Awalnya rencana iuran per anak. Tapi, ada seorang tokoh yang sanggup untuk membayar gaji pengajar. Sehingga diharapkan setelah lulus belajar bahasa Inggris, siswa bisa menularkan kepada kawan-kawannya. Nanti juga ada kelas bagi masyarakat umum," jelasnya. 

Ica juga membeberkan, nanti dirinya akan berembuk kembali dengan ketua RT,  RW dan tokoh masyarakat setempat untuk persiapan kebutuhan dalam kegiatan belajar Inggris. Keputusan awal digalang dana swadaya.

"Meski dana swadaya tidak mencukupi, dirinya siap menjadi donatur untuk kebutuhan kampung Inggris. Tapi menunggu hasil rembukan masyarakat," jelasnya.

Ica menegaskan, pihak Kelurahan Sempur juga akan bekerjadama dengan TP PKK Kota Bogor untuk memasukan pembelajaran bahas Inggris di Sekolah Ibu. 

"Pembelajaran masyarakat dengan pengajar maupun siswa Sekolah Ibu berbeda. Jadi untuk pembelajaran sudah kami siapkan semuanya, nanti targetnya jadi kawasan pariwisata mancanegara. Masyarakat juga tidak kaget," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

Loading...