Ada Integrasikan Data dan Bisnis Digital

Ada Integrasikan Data dan Bisnis Digital
Managing Director Ada Indonesia Kirill Mankovski

INILAH, Jakarta - Ada kini masuk kancah bisnis digital Indonesia. Sebagai perusahaan terbesar di Asia yang mengintegrasikan data, insight, media, dan konten itu fokus pada meningkatkan key performance indicator (KPI) pada brand.

CEO Ada Srinivas Gattamneni mengumumkan penunjukan Kirill Mankovski sebagai Managing Director untuk pasar Indonesia. Beroperasi di sembilan negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara, Ada didukung Axiata Group dan Sumitomo Corporation.

Srinivas Gattamneni mengatakan, salah satu kekuatan terbesar perusahaannya yakni beragamnya keahlian yang dimiliki para pemimpin tim ada. Mereka menyatukan pola pikir bisnis, perilaku berbasis hasil, penceritaan data dan analitik untuk tim dan klien. Penggabungan talenta ilmu data, agensi, dan konsultasi dengan latar belakang tim yang beragam itu memastikan klien memenangkan kompetisi bisnis.

"Kami terus menjaring talenta dari beragam latar belakang dalam membangun ada masa depan yaitu layanan yang mencakupi konsultasi, ilmu data dan agensi. Kirill memiliki pengetahuan dan pengalaman kepemimpinan yang luas dalam industri kami dan telah berhasil membawa berbagai organisasi untuk memberi terobosan baru," katanya, Jumat (5/7/2019).

Sementara itu, penunjukan Kirill sebagai Managing Director untuk pasar Indonesia itu karena dia mengantongi lebih dari 15 tahun pengalaman dalam industri komunikasi seluler. Dengan latar belakang sarjana ilmu ekonomi, manajemen bisnis internasional, karirnya dimulai di berbagai perusahaan multinasional seperti Siemens, Philips, dan Samsung. 

Kirill sempat bergabung dengan XL Axiata di Indonesia. Dia menjabat untuk beberapa posisi manajemen senior, termasuk Chief Sales dan Head Unit Bisnis Axis. Terakhir, Kirill menjabat sebagai Chief Enterprise Officer di XL Axiata.

Salah satu pencapaian Kirill diantaranya kesuksesan dalam rebranding Axis pada saat diakuisisi XL Axiata. Kirill mentransformasi Axis menjadi brand dengan perkembangan paling pesat di industri telekomunikasi di Indonesia pada 2015 dan 2016. Dia juga memainkan peran penting dalam transformasi model distribusi di XL Axiata pada 2017.

“Saya telah bergabung dengan Grup Axiata selama beberapa tahun dan dengan bergabung di Ada itu memungkinkan saya menghadapi tantangan baru tetapi masih melayani grup yang saya yakini. Ada tidak menggunakan model agensi tradisional tetapi menjembatani kekosongan antara agensi dan brand untuk membantu brand mencapai hasil positif," tutur Kirill.

Dia menyebutkan, Indonesia saat ini merupakan negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi internet paling pesat di Asia Tenggara. (*)

Loading...