Pengelolaan Sampah Kota Bandung Butuh Peran Aktif Masyarakat 

Pengelolaan Sampah Kota Bandung Butuh Peran Aktif Masyarakat 
Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial

INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan perubahan budaya masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengelolaan sampah di Kota Bandung.

"Kemarin saya dari Jepang, melihat hampir semua pengelolaan sampah yang paling mencolok itu budayanya. Kultur yang mendukung dan menjadi budaya dalam pengelolaan sampah," kata Oded di Balai Kota Bandung, Senin (8/7/2019).

Dia mengatakan, program Kurangi-Pisahkan-Manfaatkan (Kang Pisman) dirasa sangat penting untuk masyarakat. Walau diakuinya untuk mengubah budaya tersebut dibutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Dalam membangun budaya baru ini, dibutuhkan peran dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat. Jepang saja butuh waktu 40 tahun sehingga terbentuk budaya mereka, tentang pengelolaan sampah. Maka kalau kita tidak memulai sejak hari ini, mau kapan lagi?" katanya.

Dia menambahkan, budaya mengelola sampah jauh lebih murah dibanding berbagai teknologi akan pengelolaan sampah. Seperti tipping fee dan biaya angkut sampah dari Kota Bandung saja, sampai pada angka Rp150 miliar pertahun.

"Memang butuh waktu untuk mewujudkan itu," tambahnya. (Okky Adiana)

Loading...