Ayah Hebat itu Meluangkan Banyak Waktu untuk Anak

Ayah Hebat itu Meluangkan Banyak Waktu untuk Anak
Talkshow ayah Hebat Ayah Juara di Parkir Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (25/11/2018)
INILAH, Bandung- Peran seorang ayah dalam keluarga tak melulu hanya sebagai pencetak rupiah agar kebutuhan anak terpenuhi.  Namun juga, menjadi role model yang menentukan tumbuh kembang anak di kemudian hari.
 
Hal tersebut dikupas tuntas pada talkshow dengan tema Talkshow 'Ayah Hebat Ayah Juara' di Parkir Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (25/11/2018).
 
Pada acara yang digelar bersamaan dengan Jalan Sehat Keluarga Jabar Juara Lahir Batin, ini menampilkan sosok-sosok hebat sebagai pembicara. Mereka adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Athalia Kamil, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso dan Pegiat Parenting Andi Yudha Asfandiyar.
 
Sekda Jabar, Iwa Karniawa mengatakan Ayah Juara bukan berarti tanpa cacat dan kekurangan. Namun yang paling penting menyediakan ruang dan waktu untuk anak.
 
"Dampingi ketika masih kecil ketika ada waktu, ketika sudah besar berikan ruang waktu untuk anak," ujar Iwa.
 
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Athalia Kamil menambahkan, keteladan adalah hal yang harus dimiliki oleh seorang ayah. "Karena seorang anak akan menyerap apa yang dilakukan oleh orang tuanya," ujar Athalia.
 
Kebiasaan orang tua sehari-hari akan membentuk karakter anak saat dewasa. Lanjut dia, selain harus disegani namun seorang Ayah juga kudu bisa menjadi sahabat dari anaknya. 
 
Walaupun memang, kesibukan orang tua tatkala bekerja akan mengahabiskan energi, sehingga ketika sampai di rumah inginnya hanya beristirahat. "Tapi bagaimana kita menyediakan waktu untuk anak bukan hanya berapa banyaknya waktu, tapi kualitasnya," katanya.
 
Adapun Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso mengatakan sejak tahun 2000 pihaknya sudah membuat satu direktorat yang khusu mengurusi peran pria dalam program Keluarga Berencana. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendorong aktif pria, sehingga KB bukan hanya menjadi urusan kaum hawa.
 
"Sekarang kita juga aktif dialam progam mengkampanyekan 1000 hari pertama kelahiran. Untuk turut berkomitmen menjaga tumbuh kembang anak kita, sehingga ke depan menjadi anak juara lahir batin," papar Teguh.