Lantai Dasar Masjid Agung Bogor Sudah Bisa Dipakai Ibadah

Lantai Dasar Masjid Agung Bogor Sudah Bisa Dipakai Ibadah
INILAH, Bogor – Mulai awal tahun 2019, lantai dasar Masjid Agung Kota Bogor yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, sudah bisa dipakai sementara untuk beribadah. Saat ini, perkembangan proyek pembangunan lanjutan atau tahap dua telah mencapai 85 persen dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, mulai 16 Juli–12 Desember 2018.
 
Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor Herman Rusli mengatakan, pembangunan struktur tinggal menyisakan toilet dan pemasangan keramik. Pengerjaan yang struktur yang telah selesai meliputi mezzanine dan penguatan struktur lantai dasar basement). Nantinya lantai basement akan dipergunakan untuk tempat beribadah sementara.
 
"Ada 15 persen lagi yang belum dikerjakan di lantai basement, seperti toilet dan tempat wudhu. Kami tekankan selesai sebelum kontrak supaya jamaah yang selama ini shalat di pasar bisa beribadah di sana dulu,” kata Herman kepada INILAH saat dihubungi, Minggu (25/11/2018).
 
Herman yang juga menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor mengatakan, tahun depan dilakukan pengerjaan pemasangan rangka kubah, mezzanine, keramik dan lantai salat. Lalu pada 2020 mendatang, dilakukan pemagaran, landscape, pemasangan komponen tambahan, dan lain-lain. Bobot pembangunan Masjid Agung Kota Bogor secara keseluruhan mencapai 34 persen. Dipastikan proyek ini benar-benar dinyatakan rampung pada 2020 mendatang.
 
“Masjid Agung ini perencanaan awalnya tahun 2015. Kebutuhan pembangunan keseluruhan sekitar Rp50 miliar,” katanya.
 
Dalam inspeksinya belum lama ini, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pembangunan Masjid Agung Kota Bogor merupakan prioritas dirinya sehingga ditargetkan 2019 bisa dipakai ibadah. Meskipun lantai dasar bisa digunakan untuk ibadah pada Januari 2019, sebenarnya basement tersebt berfungsi sebagai tempat parkir.
 
Untuk tahun 2019 mendatang, pekerjaan tinggal mempersiapkan struktur kubah. Nantinya struktur bangunan Masjid Agung meliputi lantai basement untuk parkir kendaraan, lantai satu sebagai tempat shalat dan mezzanine. Diperkirakan Masjid Agung bisa menampung 3.000-5.000 jamaah shalat.

Loading...