Kepsek Diminta Kreatif Tangani Kerusakan Bangunan SMPN 1 Muara Gembong

Kepsek Diminta Kreatif Tangani Kerusakan Bangunan SMPN 1 Muara Gembong
Foto: Jilan/Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud

INILAH, Bekasi - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta kepala sekolah SMP Negeri 1 Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, agar bertindak cepat dan kreatif dalam memperbaiki sekolahnya yang rusak.

Kondisi bangunan SMP Negeri 1 Muara Gembong mengalami kerusakan di beberapa bagiannya seperti plafon dan genteng. Sekolah ini sempat dikunjungi Presiden Joko Widodo pada bulan Januari 2019 kemarin. Namun semenjak kunjungan tersebut kondisi bangunan tetap sama saja tidak ada perbaikan sama sekali.

Menurut Muhadjir, kerusakan-kerusakan tersebut termasuk minor dan biaya perbaikannya bisa menggunakan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Selain dengan BOS, kepala sekolah semestinya bisa mengajak orang tua siswa dan masyarakat sekitar yang memanfaatkan sekolah sebagai tempat PKBM untuk bergotong-royong memperbaikinya.

“Sebetulnya kalau memanfaatkan anggaran BOS, bisa. BOS-nya kan Rp600 juta, untuk pembenahan kecil-kecilan bisa. Kalau benahi genteng-genteng jebol kan tidak harus pakai dana, cukup kerja bakti. Masyarakat orang tua diajak bersama-sama,” kata Mendikbud.

Muhadjir mengatakan sudah menghubungi kepala dinas pendidikan setempat agar segera melakukan pembenahan di SMPN 1 Muara Gembong. “Jangan ditunggu berat lalu nanti dapat bantuan. Cara itu tidak benar,” ujar dia.

Selain sebagai lembaga pendidikan, kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu, sekolah juga memiliki tugas untuk memberi contoh kepada masyarakat, salah satunya mengenai kebersihan.

“Sekolah itu jangan tinggal diam untuk memberi contoh pada masyarakat sekitar untuk berlaku bersih, tidak terbiasa hidup kumuh,” katanya. (Daulat)

 

Loading...