Pendapatan PLN UP3 Bogor Tumbuh 27,86 Persen

Pendapatan PLN UP3 Bogor Tumbuh 27,86 Persen
istimewa

INILAH, Bogor - Pertumbuhan pendapatan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan.

Manager UP3 Bogor Gunawan mengatakan, dalam lima tahun terakhir pertumbuhan pelanggan meningkat 23,03% yang diiringi dengan pertumbuhan penjualan sebesar 13,23%.

"Selama periode itu juga, pendapatan tumbuh sebesar 27,86%," kata Gunawan usai peresmian kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Kota dan ULP Pakuan di Jalan Kapten Muslihat No 2 Bogor, Rabu (10/7/2019).

Dia menjelaskan, segmen pelanggan yang dilayani saat ini terdiri dari pelanggan sosial 1,65%, rumah tangga 91,65%, bisnis 5,47%, industri 0,14%, dan kantor pemerintah 1,07%.

Gunawan mengakui, dengan pendapatan yang tumbuh positif itu pihaknya berkontribusi maksimal kepada pendapatan pemerintah kota melalui pajak penerangan jalan (PPJ). Pada 2013 lalu, PPJ yang dibayarkan terhitung sebesar Rp20 miliar. Sedangkan, pada 2018 angkanya meningkat 158,05% menjadi Rp51 miliar. 

"PPJ sendiri diperoleh dari pemungutan pajak yang disertakan dalam tagihan rekening listrik dan penjualan token listrik prabayar," tambahnya.

Lebih jauh Gunawan menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan terus menyapa masyarakat dan mengedukasi secara langsung. Aksi ini dilaksanakan dengan pemasaran keliling maupun door to door. Masyarakat pun bisa mengetahui layanan PLN yang bisa diakses melalui Kontak Center 123, PLN Mobile, dan situs pln.co.id.

Selain terus meningkatkan keandalan jaringan listrik, pihaknya pun mengantisipasi terjadinya gangguan dengan cara konsisten melaksanakan pemeliharaan preventif maupun penambahan pasokan melalui saluran kabel bawah tanah.  

"Dalam upaya mencegah terjadinya bahaya listrik, kami secara konsisten melaksanakan penertiban pemakaian tenaga listrik pada seluruh segmen pelanggan & penerangan jalan umum liar, dan pemasangan rambu-rambu pada setiap instalasi kami. 

Dalam kesempatan tersebut diberikan pula apresiasi dan penghargaan kepada delapan pelanggan dengan kriteria, institusi pembayaran lebih awal dan kontribusi penjualan terbesar," jelasnya.

Dengan rampungnya renovasi kantor itu, Gunawan mengharapkan pelayanan menjadi lebih efektif dan efesien. Sehingga, tidak hanya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelayanan publik namun juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat Iwan Purwana menyebutkan peresmian kantor ULP Bogor Kota dan ULP Pakuan dilakukan usai renovasi yang berlanbsung selama sepuluh bulan. Selama proses renovasi berlangsung, pelanggan tetap dilayani di kantor sementara di Ruko Laladon yg berlokasi di Jalan Ibrahim Aji Kota Bogor.

Saat ini, total pelanggan di ULP Bogor Kota terhitung sebanyak 273.302 pelanggan dengan total penjualan Kwh kumulatif hingga Juni 2019 sebesar 275.000 Mwh. Sedangkan, di ULP Pakuan total pelanggan mencapai 466 pelanggan yang hingga akhir Juni 2019 berhasil menjual 1.151.000 Mwh. 

PLN ULP Bogor Kota dan Pakuan merupakan dua dari tujuh ULP di dalam lingkungan UP3 Bogor yang berlokasi di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. (*)