Berkebun di Kota Bandung, Mudah dan Menguntungkan

Berkebun di Kota Bandung, Mudah dan Menguntungkan
Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Ir. H. Tamsil Tahir, M.T. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Berkebun di Kota Bandung? Mungkin suatu hal yang menggelitik dan mengundang pertanyaan di masyarakat dikarenakan keterbatasan lahan yang ada, tapi inilah salah satu terobosan yang dilakukan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung.

Pelatihan berkebun yang ditawarkan kepada masyarakat ini mengandung maksud untuk tetap menjaga lingkungan dan udara bersih dari polusi.

Terlebih lagi, Kota Bandung telah mendapatkan Penghargaan Internasional Langit Biru, salah satu Kota terbersih di ASEAN karena banyaknya ruang terbuka hijau dan hutan kota.

“Tujuan diadakan pelatihan kampung berkebun atau urban farming adalah kegiatan berkebun yang diadakan di perkotaan dengan kondisi lahan terbatas dan sumber daya lainnya yang terbatas diadaptasikan dengan kondisi-kondisi yang ada,” ujar Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Ir. H. Tamsil Tahir, M.T.

Di samping itu, lanjutnya, kalau kita melihat dari konsep awal program ini ada beberapa aspek yang ingin dicapai. Pertama, aspek pemeliharaan lingkungan, dengan banyaknya tanaman maka harapannya akan banyak pula pasokan oksigen.

Kedua, menciptakan peluang usaha atau memunculkan wirausahawan (entrepreneur) baru. Dan, ketiga, aspek ekonomi, untuk menekan inflasi. Seperti diketahui, sebagian besar angka inflasi dikontribusi dari bahan makanan, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Maka dari itu, program kampung berkebun atau urban farming ini dimulai dari menanam kebutuhan sehari-hari yang akan menjamin tanaman yang ditanam itu sehat.

Karena, bila membeli sayuran dan buah-buahan dari pasar belum tentu terjamin sehat apa tidak, mengandung bahan berbahaya (pestisida) apa tidak.

Dengan kampung berkebun, masyarakat sendiri diajak untuk menanam, bahkan akan didampingi oleh penyuluh yang berkompeten di bidangnya. “Dibimbing dan didampingi dari proses tanam sampai berbuah,” papar Tamsil.

Program Kampung Berkebun/Urban Farming sudah berjalan sejak 2014 yang tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung.

Untuk tahun 2019 ini, pelaksanaannya dijadwalkan dari mulai tanggal 10-31 Juli 2019. Awal kegiatan awal program ini dilakukan di Gedung RW 04 Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo.

Tampak, masyarakat dari berbagi kalangan dan profesi sangat antusias mengikuti program ini. Selain mendapatkan pengetahuan dan keterampilan cara bercocok tanam yang benar, juga dibimbing langsung oleh penyuluh yang berkompeten. (sur)