Bursa Saham Asia Mulai Naik Tipis

Bursa Saham Asia Mulai Naik Tipis
Foto: Net

INILAH, Tokyo - Bursa saham di Asia naik tipis pada hari Kamis setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengisyaratkan semalam bahwa bank sentral AS dapat segera memotong suku bunga.

Nikkei 225 naik 0,11% di awal perdagangan. Sementara Topix naik 0,2%. Saham pembuat game Nintendo melonjak sekitar 4% sehari setelah perusahaan mengumumkan versi yang lebih murah dari konsol video game Switch-nya.

Di Korea Selatan, Kospi bertambah 1,02%. Sementara indeks ASX 200 Australia diperdagangkan flat.

Semalam di Amerika Serikat, S&P 500 menembus level 3.000 untuk pertama kalinya, tetapi mengupas kenaikan untuk menutup 0,5% lebih tinggi pada 2.993,07. Dow Jones Industrial Average naik 76,71 poin untuk menyelesaikan hari perdagangannya di Wall Street pada 26.860,20. Sedangkan Nasdaq Composite melihat rekor penutupan pada 8.202,53.

Dalam kesaksian kepada Komite Jasa Keuangan House, Ketua Fed Powell mengatakan investasi bisnis di seluruh AS telah melambat "terutama" baru-baru ini karena ketidakpastian atas prospek ekonomi berlama-lama.

"Banyak peserta FOMC melihat bahwa kasus untuk kebijakan moneter yang agak lebih akomodatif telah menguat," kata Powell dalam sambutan yang disiapkan seperti mengutip cnbc.com. "Sejak itu, berdasarkan data yang masuk dan perkembangan lainnya, tampak bahwa ketidakpastian seputar ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global terus membebani prospek ekonomi AS."

"Siapa pun yang takut bahwa ketua Fed Jay Powell mungkin akan melemparkan aspirasi tentang kemungkinan FOMC menyetujui untuk menurunkan suku bunga ketika pertemuan berikutnya pada 30 dan 31 Juli tidak perlu khawatir," Ray Attrill, kepala strategi valuta asing di National Australia Bank, menulis dalam nota pagi.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 97.056 setelah tergelincir dari level di atas 97.5 kemarin.

Yen Jepang diperdagangkan pada 108,25 melawan dolar setelah menguat dari level di atas 108,5 pada sesi sebelumnya, sementara dolar Australia berada di $ 0,6962 setelah memantul dari level di bawah $ 0,695 kemarin.

Harga minyak bervariasi pada pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional kontrak berjangka minyak mentah Brent fraksional lebih rendah di US$66,98 per barel, sementara minyak mentah AS naik 0,26% menjadi US$60,59 per barel. (INILAHCOM)