Mantap, Kelurahan Mulyaharja Dikembangkan Jadi Eco Wisata

Mantap, Kelurahan Mulyaharja Dikembangkan Jadi Eco Wisata
Belum satu bulan menjabat, Camat Bogor Selatan Atep Budiman mengembangkan wilayah Mulyaharja dan sekitarnya menjadi kawasam Eco wisata. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor - Belum satu bulan menjabat, Camat Bogor Selatan Atep Budiman mengembangkan wilayah Mulyaharja dan sekitarnya menjadi kawasam Eco wisata.

Nantinya, kawasan Mulyaharja akan menarik wisatawan lokal dan mancanegara dengan konsep wisata off road. Selain itu, ada juga wisata perkebunan di kampung Alpukat dan wisata menanam padi.

Atep mengatakan, dirinya akan melakukan penataan dan penggalian potensi wilayah secara bertahap. Atep akan memilah apa saja yang bisa digarap potensinya di 16 kelurahan.

"Dari 16 kelurahan itu apa saja yang bisa kita kembangkan, potensi itu bukan hanya orientasi mau lomba atau hanya sekedar beken di media saja. Tetapi juga harus ada pengentasan kemiskinan, tapi dengan pengembangan wilayah secara otomatis kan masyarakat sudah bisa mandiri," ungkap Atep usai lepas sambut Camat Bogor Selatan di aula Kecamatan Bogor Selatan pada Kamis (11/07/2019) siang.

Atep melanjutkan, selain wilayah Mulyaharja, saat ini dirinya ada upaya lain dengan menambahkan lokasi lain untuk bisa mengakses ke kawasan Eco wisata Mulyaharja. Jadi akan dikembangkan sebuah paket wisata, tetapi dikaji terlebih dahulu seperti apakah memungkinkan untuk tracking, lari trail, motor trail atau bahkan downhill sepeda. 

"Ya kan nanti juga bisa disambung ke Kelurahan Pamoyanan hingga Kelurahan Cipaku. Untuk pendanaan nanti akali sudah ada perhatian dan kami siap kenapa tidak bisa dibantu APBN atau APBD provinsi untuk mendukung saya disini," tuturnya.

Meski tengah pengembangan, lanjut Atep, kawaan ECO wisata sudah dibuka, sudah ada juga rumah-rumah warga yang menjadi  homestay dari wisatawan luar negeri saat ini. Pihak kecamatan juga siap berkolaborasi dengan dunia pendidikan, seperti anak-anak sekolah didatangkan agar membuka akses ke kawasan Eco wisata. Sehingga kalau datang nanti titik akhirnya di Bogor Nirwana Residance (BNR) dan naik ke atas pakai offroad.

"Ini bisa jadi nilai tambah lagi buat komunitas naik motor. Kami menunggu potensi kolaborasi, siapa saja yang mau berkiprah memberikan kontribusi untuk kebaikan harus profesional juga serta mereka yang tahu prospek bisnis. Seperti kampung Alpukat sudah diketahui dibuka oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim," bebernya.

Atep menegaskan, kedepanya kawasan Eco wisata harus terus meningkat, pihaknya juga akan support strukturnya manajemennya dengan hadirkan tenaga ahli. Para pemuda-pemudi akan diberdayakan, agar nilai lebih tinggi.

"Jangan puas di kondisi sekarang, karena dihadapan kita kan banyak tantangan. Jangan sampai hanya segelintir kelompok orang saja menikmati, kan tadi bisa diarahkan ke proses pengentasan kemiskinan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)