Pulihkan Penyalahguna Narkotika, BNN Lido Libatkan Keluarga

Pulihkan Penyalahguna Narkotika, BNN Lido Libatkan Keluarga
Inilah/Reza Zurifwan

INILAH, Cigombong- Tingkat penyalahguna narkotika sudah masuk dalam skala darurat narkotika karena penyalahguna narkotika tidak  hanya remaja hingga usia dewasa tetapi juga merambah ke anak-anak.

"Indonesia sudah masuk dalam darurat narkotika itu dibuktikan bahwa di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido penyalah guna narkotika  ada yang usianya 121tahun dimana dirinya memakai narkotika jenis sabu sejak kelas V  SD," kata Kepala BNN Komjen Heru Wijanarko kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).

Mantan Deputi Bidang Penindakan di KPK ini menambahkan anak penyalahguna narkotika anak-anak tersebut memakai sabu tersebut selama satu tahun dengan tingkat ketergantungan cukup besar.

"Dia memakai sabu sudah setahun dan mengalami ketergantungan narkotika karena tiap hari dia memakai sabu dengan paket tertentu, bayangkan saja kalau dia beli paket sabu termurah yaitu 250 ribu lalu dikali ratusan hari," tambahnya.

Yulis Farida Oktoris Deputi Rehabilitasi BNN menjelaskan kasus anak, remaja atau dewasa itu berawal dari adanya permasalahan rumah tangga hingga mereka mencari 'pelarian' dari masalahnya hingga untuk 'memulihkannya' jajarannya pun melibatkan keluarga.

"Kami tak bisa sendiri merehabilitasi penyalahguna narkotika ini  awal dari penyalahgunaannya itu berawal ada 'masalah' di keluarga, kami menganggap  keluarga menjadi gerbang utama hingga sebulan sekali Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido setiap mengajak keluarganya untuk terlibat dalam family support grup," jelas Yulis

Kepala Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido Ali Azhar melanjutkan anak penyalahguna natkotika selain karena faktor ada masalah keluarga juga karena ada faktor lingkungan maupun pergaulan yang salah.

"Anak-anak hingga remaja yang menjadi penyalahguna narkotika dan direhabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido itu tadinya ada ada 26 orang dan setelah pulih tingga 10 orang, peran keluarga ini sangat pentimg dalam pemulihan dan untuk tidak kembali menggunakan narkotika setelah kembali lagi ke rumah atau lingkungannya," lanjut Ali. (Reza Zurifwan)