Bendahara SMPN 1 Caringin Dijambret, Rp49 Juta Raib

Bendahara SMPN 1 Caringin Dijambret, Rp49 Juta Raib
Lokasi penjambretan yang menimpa SMPN 1 Caringin, Rani Susilawati. (Reza Zurifwan)

INILAH, Cigombong – Rani Susilawati (46) terkesiap. Dalam sekejap, tasnya berpindah ke tangan gerombolan jambret. Padahal, tas itu berisikan uang Rp49 juta, Ro40 juta di antaranya uang koperasi sekolah, ponsel pintar, dan berkas-berkas sekolah. “Kejadiannya cepat sekali,” katanya.

Rani, selain guru di SMPN 1 Caringin, Kabupaten Bogor, adalah juga bendahara Koperasi Gemah Ripah. Saat itu, dia memang baru kembali dari Bank Mandiri mengambil uang koperasi senilai Rp40 juta.

Kepala SMPN 1 Caringin, Yusuf, menuturkan kejadian penjambretan ini terjadi di depan minimarket modern Alfamart atau tepatnya di depan gang Koramil Cigombong, Jumat (12/7) pukul 14 10 WIB.

“Awalnya dia dengan bendahara sekolah Ajat (52 tahun) mengambil uang koperasi di Bank Mandiri sebesar Rp40 jutaan. Karena ada keperluan, Rani dan Ajat terpisah. Rani sempat belanja keperluan di Alfamart. Ketika ia keluar, ternyata dijambret dua orang pelaku,” tutur Yusuf kepada wartawan.

Mantan Kepala Sekolah SMPN 3 Ciawi ini menjelaskan pihaknya bersama para guru pengurus dan anggota Koperasi Gemah Ripah akan bermusyawarah mengenai kejadiaan naas ini. 

“Ini musibah. Dia sempat melawan hingga jari tangannya mengalami luka,” tambah Yusuf.

Rani menerangkan dua pelaku penjambretan adalah laki-laki, tinggi dan berkendara Suzuki Satria FU warna hitam. Ia tak sempat melihat wajah pelaku karena keduanya memakai helm full face.

“Kejadiannya cepat sekali. Ketika saya turun angkot dari bank, dia langsung menjambret tas saya yang berisi uang Rp 49 juta, laptop, handphone dan berkas-berkas sekolah,” terang Rani.

Guru kelas X di SMPN 1 Caringin ini menambahkan ia sempat berteriak. Pengemudi ojek di Gang Koramil sempat mengejar kedua pelaku hingga Cikereteg, Caringin. Karena mendapatkan perlawanan, pengojek tersebut akhirnya berhenti mengejar.

"Ketika tukang ojek mengejar, dia kena lempar batu. Pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam hingga tukang ojeg urung mengejar lagi,” tambahnya.

Kapolsek Cijeruk Kompol Agung Raka menuturkan jajarannya selain meminta keterangan korban dan saksi, juga  masih memeriksa lokasi kejadian perkara baik itu di depan minimarket modern Alfamart maupun Bank Mandiri, Lido Cigombong.

“Mudah-mudahan di minimarket modern Alfamart ada rekaman  CCTV hingga bisa menjadi petunjuk bagi kami dalam mengejar pelaku penjambretan,” tutur Agung Raka. (reza zurifwan/ing)