Anak Mau Pintar, Itu Kewajiban Orang Tua

Anak Mau Pintar, Itu Kewajiban Orang Tua
Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Sejumlah sekolah melaksanakan materi pengenalan lingkungan sekolah (PLS). Baik itu Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Dasar (SD).

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, setelah sekian lama libur, anak harus kembali ke sekolah, tentunya dengan bimbingan guru dan orang tua.

"Imbauan saya kepada orang tua, yang pertama, mereka harus di-aping oleh mereka, kalau sudah libur, sudah lama membuka buku dan lainnya jadi malas," ujar Oded di Balaikota Bandung, pada (15/7/2019).

Oded pun berharap, kepada orang tua agar diperhatikan lebih jauh dan lebih dalam, dan yang terpenting adalah bagaimana perhatian orang tua kepada anak-anaknya, karena sesungguhnya kewajiban yang utama adalah orang tua. 

"Anak mau pintar itu kewajiban orang tua, adapun guru di sekolah hanya membantu. Dari guru sisi-sisi intelektual, kalau orang tua dari sisi-sisi spiritual," tambahnya.

Sebagai tambahan, peserta didik baru akan diberi materi kesadaran siswa sebagai warga negara serta tentang hak dan kewajiban siswa di mata hukum, termasuk materi antiradikalisme.

Selain itu, pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) menjadi materi penting lainnya yang akan diterima para siswa. 

Kegiatan PLS dilaksanakan di bawah tanggung jawab kepala sekolah, melibatkan para guru serta pengawas pembina dan komite sekolah, wajib mengenalkan materi mengenai sekolah tanggap bencana tentang kesiapsiagaan siswa terhadap bencana, tata tertib berlalu lintas, sekolah sehat, dan muatan lokal (mulok) yang berkaitan dengan budaya lokal daerah.

Khusus mulok yang dikembangkan satuan pendidikan, disesuaikan kondisi potensi daerah dan lingkungan sekolah bersangkutan. (Okky Adiana)