Kritik 'Jajan-Jajan' Bupati Sukabumi, Pegiat Medsos Dipolisikan

Kritik 'Jajan-Jajan' Bupati Sukabumi, Pegiat Medsos Dipolisikan
Foto: Net

INILAH, Sukabumi - Pegiat media sosial di Kabupaten Sukabumi, Irwan Kurniawan, dilaporkan ke polisi karena dianggap berlebihan mengkritik Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Atas laporan ini, Irwan telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit II Satreskrim Polres Sukabumi. Ia mengaku ia dilaporkan karena unggahannya tentang Perjalanan Dinas bupati pada tanggal 5 Juli 2019.

"Pemeriksaan kurang lebih 1,5 jam. Hal yang di soal oleh pelapor adalah terkait postingan saya pada 5 Juli lalu yang ditujukan kepada perjalanan dinas Bupati Sukabumi Marwan Hamami," katanya di Mapolres Sukabumi, Senin (15/7/2019).

Ia mengaku dicecar setidaknya 20 pertanyaan oleh penyidik terkait unggahannya itu. Ia pun memperlihatkan isi status dari unggahannya itu ke awak media.

Dalam unggahan itu ia menulis dalam bahasa Pasundan yang berbunyi 'Didoakeun sing salamet di perjalanan ka Australia na. Uwih deui bari hasil nu dimaksud sanes sakadar 'Jajan-jajan (artinya: Didoakan agar selamat di perjalanan ke Australia-nya. Pulang lagi membawa hasil yang dimaksud, bukan sekadar 'Jajan-jajan)"

Dalam unggahannya itu, Irwan memang tidak mencantumkan nama bupati Sukabumi. Namun Irwan mengakui tulisan tersebut ditujukan kepada orang nomor satu di Pemkab Sukabumi tersebut.

"Saya kritik perjalanan dinas bupati, kata 'Jajan-jajan' dalam postingan itu bukan sekadar jajan dan membawa oleh-oleh selayaknya orang pelesiran ke luar negeri. Lebih daripada itu, ada hasil yang nantinya bisa diimplementasikan untuk perkembangan dan kemajuan di Kabupaten Sukabumi," tutur Irwan.

Ia pun mengaku heran heran lantaran penyidik tidak menyebut siapa orang atau pihak yang melaporkannya. Bahkan dalam surat pemanggilan, sambung dia, tidak tercantum poin yang dilaporkan dan siapa pelapornya.

"Sepanjang pemeriksaan penyidik juga tidak mengungkap siapa pelapornya. Namun saya menghormati proses hukum yang berjalan. Saya akan ikuti alurnya. Kalau saya rasa, ada pihak yang baper dengan isi postingan saya tersebut," tandasnya. (INILAHCOM)