Bursa Saham Asia Bergerak Variatif

Bursa Saham Asia Bergerak Variatif
Foto: Net

INILAH, Tokyo - Bursa saham di Asia diperdagangkan bervariasi pada Selasa pagi (16/7/2019). Sementara investor menunggu rilis risalah rapat dari Reserve Bank of Australia.

Nikkei 225, yang kembali diperdagangkan setelah liburan pada hari Senin, tergelincir 0,23% pada awal perdagangan. Indeks Topix juga turun 0,14%.

Kospi Korea Selatan menambahkan 0,48%. Di Australia, indeks ASX 200 diperdagangkan flat.

Investor akan menunggu risalah pertemuan Reserve Bank of Australia (RBA), ditetapkan akan dirilis pada jam 9:30 HK / SIN. Tujuannya, untuk petunjuk tentang langkah kebijakan moneter selanjutnya oleh bank sentral setelah memangkas suku bunga ke level baru rekor terendah di bulan Juli.

Kim Mundy, ahli strategi mata uang di Commonwealth Bank of Australia, mengatakan: "Kami berharap notulen untuk mengulangi RBA tertunda dalam waktu dekat dan akan memangkas suku bunga lagi jika perlu. "

"Kami berharap RBA sekarang ingin menunggu dan menilai dampak dari pemotongan suku bunga terbaru dan pemotongan pajak penghasilan pribadi," kata Mundy, seraya menambahkan bahwa ia masih mengharapkan pemotongan lain pada bulan November seperti mengutip cnbc.com.

Dolar Australia datar di $ 0,7039, menyusul kenaikan minggu lalu dari level di bawah $ 0,692.

Semalam di Wall Street, saham naik ke atas menuju rekor baru, tetapi tetap tidak terdengar di tengah musim pendapatan perusahaan. Prospek untuk musim pendapatan ini suram. Analis memperkirakan pendapatan S&P 500 telah turun 3% pada kuartal kedua, menurut data FactSet.

Dow Jones Industrial Average ditutup 27,13 poin lebih tinggi pada 27.359,16. Sementara S&P 500 mengakhiri hari perdagangan di Amerika Serikat tepat di atas garis datar di 3.014,30. Nasdaq Composite menambahkan 0,2% menjadi ditutup pada 8.258,19.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,933 setelah naik dari level di bawah 96,9 kemarin.

Yen Jepang diperdagangkan pada 107,90 melawan dolar setelah menyentuh level di atas 108,0 pada sesi sebelumnya.

Harga minyak turun di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional berjangka minyak mentah Brent tergelincir 0,21% menjadi US$66,34 per barel, sementara minyak mentah AS turun 0,22% menjadi US$59,45 per barel. (INILAHCOM)

Loading...