Kemarau, Empat Kecamatan di Kabupaten Bandung Minta Bantuan Air Bersih

Kemarau, Empat Kecamatan di Kabupaten Bandung Minta Bantuan Air Bersih
ilustrasi/net

INILAH, Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyatakan, saat ini sebanyak empat kecamatan dari 31 kecamatan telah mengajukan permohonan bantuan air bersih. Sebab, daerahnya mulai kesulitan air bersih akibat kekeringan musim kemarau. 

Permohonan tersebut akan segera dibahas dan dikoordinasikan dengan Dinas Pemukiman dan Pertamanan (Disperkimtan).

"Laporan dari Satpol PP (hasil rapat), ada sebagian yang menyampaikan surat permohonan bantuan air bersih. Dari Baleendah, Banjaran, Pameungpeuk dan Arjasari," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Achmad Djohara di Soreang, Selasa (16/7/2019).

Dikatakan Achmad, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Disperkimtam agar segera disalurkam air bersih. Sebab instansi tersebut juga memiliki program penyaluran air bersih. Terlebih armada yang dimiliki oleh BPBD tidak cukup memfasilitasi 31 kecamatan. 

"Sekecil apapun usulan dari bawah akan kita respons. Tapi memang armada kita kekurangan, kita hanya ada satu unit tanki, PMI 2 unit, Disperkimtan 1 unit, Dinsos 1 unit dan PDAM 3 unit," ujarnya.

Musim kemarau saat ini, menurutnya secara umum beberapa wilayah yang terdampak kekeringan masih bisa tertangani. Namun, beberapa daerah yang mulai mengalami kekeringan yaitu Baleendah, Cangkuang, Arjasari dan Banjaran.

"Musim kemarau ini, air bukan tidak ada tapi debitnya menurun sehingga harus ada bantuan," katanya.

Achmad  melanjutkan,  pihaknya sudah mengirimkan surat ke seluruh kecamatan untuk melakukan kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan. Selain itu, pihaknya juga tengah menghadiri rapat koordinasi tingkat Jawa Barat di Kuningan hari ini.

"Kami menyiapkan bahan dan data untuk dibawa ke acara rakor nanti di Kuningan," katanya. (Dani R Nugraha)